Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Karyawan Twitter Nangis Berjamaah di Toilet, Gegara Elon Musk
    Insight News

    Karyawan Twitter Nangis Berjamaah di Toilet, Gegara Elon Musk

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Januari 2023Updated:19 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kecemasan hingga kepanikan terjadi di Twitter pasca miliarder Elon Musk resmi membeli perusahaan. Bahkan ada karyawan sampai menangis di toilet kantor menyusul kekhawatiran bakal ada pemecatan di sana.

    Musk resmi membeli Twitter senilai US$44 miliar akhir Oktober tersebut. Pesta Haloween yang diselenggarakan setelah pembelian itu berubah menjadi acara yang muram.

    The Washington Post melaporkan beberapa karyawan menangis saat meninggalkan pesta. Saat itu kepala produk Jay Sullivan berbicara kepada mantan insinyur soal akuisisi Twitter oleh Musk.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Sudah selesai,” ucapnya, seperti dilaporkan The Verge.

    Business Insider menyebutkan pemecatan massal jadi salah satu langkah pertama Musk setelah duduk di kursi CEO Twitter. Salah satunya penasihat umum Sean Edget, yang dilaporkan The Verge dikawal keluar kantor saat pesta Halloween itu.

    Berikutnya Musk juga memecat 3.700 atau setengah dari jumlah karyawan Twitter saat itu 7.500 orang. Namun proses pemecatanpun dirasa aneh dan tidak sesuai.

    Saat itu manajer menyusun peringkat karyawan dan daftar mereka yang tinggal atau diberhentikan. Salah satunya adalah Helen Sage Lee, mantan manajer program Twitter, dipecat satu minggu setelah perusahaan dibeli Musk.

    Dia mengatakan staf mendapatkan informasi dari para pimpinan. Namun Lee menambahkan, “tidak ada banyak informasi soal masa depan pekerjaan kita”.

    Pada 3 November 2022, Twitter menginformasikan melalui email akan ada PHK esok harinya. Dia menyebutkan pengumuman itu membuat panik para karyawan, dikutip dari Business Insider, Kamis (19/1/2023).

    Beberapa jam setelah pengumuman, Lee juga melaporkan akun beberapa rekannya dinonaktifkan. Setelah berpikir dirinya aman, namun ternyata Lee masuk dalam pegawai yang di-PHK pada 3 November 2022 malam. Kejadian itu, dia menyebutnya sebagai diberhentikan ‘sangat tidak bermartabat’.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Pengakuan Elon Musk: Bayar Lebih Untuk Beli Twitter

    (tib)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.