Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»HP China Anjlok Sepanjang 2022, Gimana Tahun Ini?
    Insight News

    HP China Anjlok Sepanjang 2022, Gimana Tahun Ini?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 Januari 2023Updated:19 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah market share sejumlah HP asal China anjlok sepanjang 2022. Nasib berbeda terjadi pada Samsung dan Apple yang sama-sama mengalami kenaikan 2% untuk pangsa pasar tahun lalu.

    Dalam laporan Canalys, produsen China yang masuk lima besar adalah Xiaomi, Oppo dan Vivo. Xiaomi di posisi ketiga mendapatkan market share 13% tahun lalu atau turun 1% dari 14% pada 2021, dikutip Rabu (18/1/2023).

    Sementara Oppo dan Vivo memiliki market share masing-masing 9%. Keduanya juga mengalami penurunan dari tahun 2021, yakni 2% pada Oppo dan Vivo sebesar 1%.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Canalys juga melaporkan pengiriman smartphone seluruh dunia anjlok 17% year-on-year (yoy) di Q4 2022. Pengiriman selama setahun ambles 11% menjadi kurang dari 1,2 miliar.

    Analisis Canalys menyebutkan penurunan itu bersamaan dengan waktu paling menantang yang dihadapi seluruh vendor. “Vendor smartphone telah berjuang dalam lingkungan ekonomi makro sulit sepanjang tahun 2022. Q4 menandai kinerja tahunan dan Q4 terburuk dalam satu dekade,” ungkap Analis Riset Canalys, Runar Bjorhovde.

    “Kanal sangat berhati-hari untuk mengambil inventaris terbaru yang berkontribusi pada rendahnya pengiriman Q4. Didorong insentif promosi yang kuat dari vendor dan kanal, musim obral liburan membantu mengruangi tingkat inventaris”.

    Dia juga menambahkan permintaan kelas atas mulai melemah pada Q4. Kinerja pasar juga terlihat kontrak pada Q4 2022 dengan Q4 2021, yang saat itu permintaan melonjak serta mengurangi masalah pasokan.

    Untuk 2023, Analis Riset Canalys Le Xuan Chiew mengatakan para vendor akan lebih berhati-hati dalam prioritas keuntungan. Selain juga mereka akan melindungi pangsa pasarnya masing-masing.

    “Vendor memotong biaya untuk beradaptasi dengan realitas pasar baru. Membangun kemitraan kuat dengan kanal akan menjadi penting dalam melindungi pangsa pasar dengan kondisi pasar yang sulit untuk mitra kanal dan vendor bisa yang akan dengan mudah mengarah pada negosiasi yang berat,” jelasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Tema Ini Bisa Sulap HP Xiaomi Anda Jadi Mirip iPhone 14

    (tib)


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.