Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dunia Gelap 2022, Warga RI Rebutan Cari Utang
    Insight News

    Dunia Gelap 2022, Warga RI Rebutan Cari Utang

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Januari 2023Updated:13 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tahun lalu, menjadi masa di mana masyarakat Indonesia rebutan mencari utang, khususnya di fintech lending. Hal ini terlihat dari catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    OJK mencatat jumlah penyaluran pinjaman fintech lending sebesar Rp18,72 triliun pada Oktober 2022. Jumlah tersebut turun 3,93% dibandingkan pada bulan sebelumnya yang mencapai Rp19,49 triliun.

    Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah tersebut masih lebih tinggi 37,56%. Pada Oktober 2021, jumlah penyaluran pinjaman fintech lending sebesar Rp13,61 triliun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu, jumlah penerima pinjaman fintech lending sebanyak 14,12 juta entitas pada Oktober 2022. Jawa Barat menjadi wilayah dengan mayoritas peminjam yang berjumlah 3,89 juta entitas. Menurut OJK, nilai pinjaman warga Jabar sebesar Rp4,56 triliun.

    Posisinya diikuti oleh DKI Jakarta dengan 3,01 juta peminjam dengan nilai pinjaman sebesar Rp4,82 triliun. Kemudian, jumlah peminjam di Jawa Timur sebanyak 1,59 juta entitas dengan nilai pinjaman sebesar Rp2,51 triliun.

    Lebih lanjut, jumlah penyaluran pinjaman ke sektor produktif mencapai Rp8,30 triliun pada Oktober 2022. Jumlah tersebut setara dengan 44,31% dari total penyaluran pinjaman fintech lending.

    Nilai penyaluran pinjaman ke sektor produktif tersebut turun 11,01% dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp9,32 triliun.

    Adapun, sektor yang paling besar mendapatkan pinjaman fintech lending adalah perdagangan besar dan eceran, reparasi, serta perawatan mobil dan sepeda motor mencapai Rp2,71 triliun. Posisinya diikuti sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum yang meraih pinjaman sebesar Rp1,05 triliun.

    [Dexpert.co.id]

    (tib)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.