Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ekonomi Susah, Transaksi di TikTok Malah Tembus Rp 92 T
    Insight News

    Ekonomi Susah, Transaksi di TikTok Malah Tembus Rp 92 T

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Januari 2023Updated:12 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – TikTok menjadi salah satu media sosial terpopuler dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, sepanjang 2022, TikTok di-download lebih banyak orang ketimbang Facebook dan Instagram di Indonesia.

    Aplikasi asal China tersebut pun mencatat transaksi online terbesar di luar mobile game. Laporan firma riset data.ai menunjukkan pengguna TikTok global menghabiskan US$6 miliar atau sekitar Rp 92 triliun secara kumulatif di platform tersebut pada Q4 2022.

    Angka tersebut naik dari angka US$5 miliar (Rp 76 triliun) pada Q3 2022. Pertumbuhan ini bisa dibilang lumayan drastis, mengingat pada 2020 lalu, TikTok bahkan tidak masuk dalam jejeran 100 besar aplikasi dengan belanja konsumen (consumer spending) terbesar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam kurun waktu 2 tahun, TikTok melalui model bisnisnya yang solid berhasil menanjak tajam. Fitur TikTok Shop menjadi salah satu yang paling populer, termasuk di Indonesia.

    Menurut laporan data.ai, consumer spending orang Indonesia paling banyak di TikTok sepanjang 2022, dikutip CNBC Indonesia, Kamis (12/1/2023).

    Survei Populix sebelumnya menyatakan Tiktok Shop telah digunakan oleh 45% masyarakat di Indonesia yang pernah belanja online menggunakan media sosial, lebih tinggi dari platform milik keluarga besar Meta yakni WhatsApp (21%), Facebook Shop (10%) dan Instagram Shop (10%).

    Populix mengungkapkan Tiktok Shop lebih banyak digunakan perempuan. Sebaliknya, WhatsApp dan Instagram Shop lebih banyak digunakan laki-laki berusia 36-45 tahun.

    Riset yang sama menyatakan 52% masyarakat Indonesia telah mengetahui tren transaksi jual-beli lewat media sosial atau social commerce.

    Ini jadi opsi baru berbelanja online dan memungkinkan interaksi langsung dengan penjual namun tetap bisa menelusuri media sosial tanpa harus pindah aplikasi.

    Transformasi TikTok dari yang tadinya hanya sebagai media sosial, kemudian merambah ke platform e-commerce, agaknya perlu diwaspadai pelaku e-commerce lainnya seperti Tokopedia dan Shopee.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Jangan Pernah Upload Konten Ini di Tiktok, Kena Take Down

    (tib)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.