Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rudal China Disebut Pembunuh Kapal Induk, Bikin AS Takut
    Insight News

    Rudal China Disebut Pembunuh Kapal Induk, Bikin AS Takut

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Januari 2023Updated:9 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – China dilaporkan memiliki senjata yang bisa jadi pembunuh kapal induk. Ini membuat dapat bersaing dengan berbagai negara besar dengan angkatan laut terbaik dunia, termasuk Amerika Serikat (AS).

    AS diketahui memiliki kepala induk dengan belasan jet tempur serta dikawal armada kapal tempur, kapal perusak dan kapal penjelajah.

    Hal itu bukan hanya dimiliki oleh AS. Sejumlah negara lain juga punya kapal induk yang dikerahkan di area Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, seperti Inggris, India, dan Jepang.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu angkatan laut China juga dibekali dengan senjata yang dipasang di pesawat pengebom H-6. Rudal tersebut adalah bagian dari Sistem Pengebom Orbit China yang merupakan teknologi hipersonik.

    Xian H-6 merupakan evolusi Tupolev Tu-16 BADGER yang merupakan buatan Uni Soviet. Senjata itu oleh China dikenbangkan dengan mesin dan kemampuan yang lebih lengkap.

    Salah satu kapabilitasnya adalah rudal balistik anti kapal. Ini merupakan senjata raksasa dan disebut sebagai rudah berpeluncur udara terbesar dunia.

    Dengan ukuran yang besar, satu rudal harus digantung di bawah badan pesawat. Kapabilitas rudal juga disebut unik sebagai alat peledak strategis.

    Teknologi hipersonik di dalamnya dan roket pendorong sepanjang 9 meter, membuat rudal sangat lincah dan sulit ditembak jatuh. Khususnya saa harus berhadapan dengan peluru kendali.

    Hingga saat ini, belum diketahui bentuk rudal fase terakhir. Namun beberapa kali, China telah beberapa kali memperlihatkan badan layang hipersonik di rudal berpeluncur darat DF-17.

    Kemungkinan setelah terpisah dari roket, rudal bersama wahana akan membantunya menghantam target bergerak yang berarti lintasannya sulit ditebak. Kabarnya energi kinetik rudal juga cukup kuat menghancurkan kapal tempur, bahkan tanpa peledak.

    Selain itu H-6 juga memiliki teknologi pengintai. Salah satunya adalah drone-WZ-8 yang digantungkan di bawah badan pesawat.

    [Dexpert.co.id]

    (npb)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.