Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Harga Terus Nanjak, Beras Impor Tak Bisa Tekan Harga di Pasar
    Insight News

    Harga Terus Nanjak, Beras Impor Tak Bisa Tekan Harga di Pasar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Januari 2023Updated:6 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan harga beras yang masih melambung tinggi meskipun sudah dilakukan impor beras adalah karena kondisi saat ini yang masih berada di musim panceklik, dan belum masuk kepada musim panen raya.

    Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag) Kemendag, Kasan mengatakan oleh karenanya Perum Bulog masih diminta untuk memasok beras dengan menggunakan beras impor untuk menstabilisasikan harga beras di pasaran.

    “Jadi pasar itu membaca kondisi cadangan pemerintah yang dipegang oleh Bulog. Terus sekarang situasi di lapangan kalau beras itu lagi paceklik, kalau pun ada satu atau dua barang itu harga gabahnya juga sudah naik,” ujar Kasan kepada CNBC Indonesia, Jumat (6/1/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kasan mengatakan, karena ini masih berada di musim tanam periode Desember hingga Februari sehingga harga yang terjadi di pasar merupakan harga beras berasal dari harga gabah yang masih relatif tinggi.

    “Karena panen belum banyak, ini kan musim tanam periode Desember-Februari sehingga harga yang terjadi di pasar ini kan harga beras itu berasal dari harga gabah yang masih relatif tinggi. Nah, sehingga Bulog saat ini belum memungkinkan untuk menambah pasokan dengan pembelian atau penyerapan dari dalam negeri,” ujarnya.

    Oleh sebab itu, katanya, stok Bulog yang dipegang sekarang ini tetap harus digunakan untuk pasokan menstabilisasi atau menekan harga agar supaya tidak terus naik.

    “Nanti begitu pasokannya ada lagi, masuk yang dari impor tambahan, sisanya, ya itu pasar akan bereaksi lagi. Akan menambah tekanan terhadap kenaikan harga ini dia bisa tertekan lebih rendah,” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]

    (hoi/hoi)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.