Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Capres dan Caleg Pemilu 2024 Pasti Happy dengar Kabar Ini
    Insight News

    Capres dan Caleg Pemilu 2024 Pasti Happy dengar Kabar Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Januari 2023Updated:6 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Twitter punya aturan baru soal iklan politik di platformnya. Perusahaan akhirnya kembali mengizinkan iklan tersebut, setelah pernah menyetopnya tahun 2019 lalu.

    Artinya saat pemilu 2024 mendatang, para politisi bisa mempromosikan diri lewat Twitter. Raksasa media sosial itu menjelaskan izin iklan politik akan lebih longgar dalam beberapa waktu ke depan.

    “Kami berencana untuk melonggarkan perizinan iklan politik dalam beberapa minggu ke depan,” kata akun tersebut, dikutip CNBC Indonesia, Jumat (6/1/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun ini bukan berarti iklan politik jauh lebih bebas nantinya di Twitter. Menurut Twitter Safety, perusahaan akan menggodok kebijakan iklan politik sesuai dengan kaidah yang dipegang oleh media mainstream.

    Jadi Twitter akan mengkaji ketat soal iklan politik. Dengan tujuan akhirnya adalah melindungi penggunanya.

    Twitter menjanjikan akan membagikan informasi lebih lanjut soal kebijakan ini nanti. “Kami akan membagikan informasi lebih lanjut soal kebijakan yang masih digodok ini,” ungkap media sosial berlogo biru itu.

    Sebelumnya Twitter melarang iklan yang berbau politik pada 2019 lalu. Laman Twitter Business menjelaskan larangan itu karena penyampaian pesan politik harusnya bukan dibeli.

    “Twitter melarang konten yang berhubungan dengan promosi politik. Keputusan ini kami buat karena kami percaya bahwa penyampaian pesan politik seharusnya diupayakan, bukan dibeli,” begitu bunyinya dan masih terpampang di situs Twitter Business sampai berita ini dibuat.

    Nampaknya perubahan aturan itu terkait upaya Elon Musk, pemilik barunya, menambah pundi-pundi pendapatan bagi Twitter. Tahun lalu, perusahaan diketahui dalam keadaan buruk secara finansial, bahkan dikabarkan menunggak sewa kantor di San Fransisco.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Gaya Santai Parag Agrawal, CEO Twitter yang Dipecat Elon Musk

    (npb)


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.