Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»WHO Warning Covid Varian Baru, XBB.1.5 Virus Paling Menular
    Insight News

    WHO Warning Covid Varian Baru, XBB.1.5 Virus Paling Menular

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Januari 2023Updated:6 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan soal varian XBB 1.5. Varian tersebut disebut paling menular, namun tidak membuat sakit parah.

    Varian XBB 1.5 saat ini tengah mendominasi Amerika Serikat (AS). Jumlah kasus varian tersebut telah berlipat ganda selama dua minggu di AS.

    “Ini adalah subvarian yang paling menular yang telah terdeteksi,” kata pimpinan teknis Covid-19 WHO, Maria Van Kerkhove, dikutip dari CNBC Internasional, Kamis (1/5/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Alasan untuk ini adalah mutasi yang ada di dalam subvarian omicron yang memungkinkan virus ini menempel pada sel dan bereplikasi dengan mudah”.

    Dia menjelaskan WHO belum memiliki data mengenai tingkat keparahan XBB 1.5. Namun tidak ada indikasi varian akan membuat orang yang terinfeksi menjadi parah dari omicron sebelumnya.

    Van Kerkhove menambahkan gelombang Covid-19 kemungkinan masih ada. Namun untuk kenaikan kasus kematian tidak ada.

    “Kami memperkirakan gelombang infeksi lebih lanjut di seluruh dunia, namun itu tidak harus diterjemahkan menjadi gelombang lebih lanjut karena tindakan pencegahan kami terus berhasil,” jelasnya.

    Selain lebih menular, para ilmuwan juga mengatakan XBB 1.5 bisa menghindari antibodi baik dari vaksin dan infeksi. Ini dibandingkan dengan varian lainnya yakni XBB dan XBB 1, yang merupakan dua varian bisa menghindari antibodi.

    Namun mereka menambahkan varian XBB 1.5 punya mutasi sehingga virus mengikat lebih erat ke sel. Fakta ini membuat XBB 1.5 paling unggul dalam laju penularan.

    Di saat XBB.1.5 menyebar dengan cepat di Amerika, China sedang bertarung dengan lonjakan kasus Covid yang membuat pasien di rumah sakit melebihi kapasitas. Di China, subvarian virus yang menyebar cepat adalah BF.7. 

    Namun, data tentang virus dari China masih sangat sedikit.

    “Kami terus meminta agar China memberikan data yang bisa diandalkan dengan rutin tentang tingkat perawatan di rumah sakit dan kematian, serta data sequencing virus yang komprehensif,” kata Dirjen WHO Adhanom Ghebreyesus.

    [Dexpert.co.id]

    (npb)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.