Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Varian BF.7 Jago Ngeles, Pernah Covid dan Divaksin Tetap Kena
    Insight News

    Varian BF.7 Jago Ngeles, Pernah Covid dan Divaksin Tetap Kena

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Januari 2023Updated:4 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Varian yang baru-baru ini teridentifikasi, BF.7 dilaporkan jauh lebih cepat menular. Selain itu juga bisa menginfeksi orang-orang yang sudah pernah Covid-19 sebelumnya dan mendapatkan vaksin.

    Manal Mohhamed, Dosen Senior Mikrobiologi Medis Universitas Westminster menjelaskan BF.7 memiliki R0 dari 10 hingga 18,6. R0 sendiri merupakan bilangan reproduksi dasar.

    Dengan informasi itu, artinya satu orang yang positif Covid-19 dapat menularkan virus kepada 10 hingga 18,6 orang lainnya. Ini jauh di atas rata-rata omicron yang hanya 5,08 orang, dikutip dari The Conversations, Rabu (4/1/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    BF.7 yang memiliki tingkat penularan tinggi dilaporkan karena banyak orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala. Selain itu, ada juga yang bergejala namun seperti sub-varian omicron lainnya.

    Gejala BF.7 juga terbilang cukup ringan. Beberapa di antaranya seperti demam, batuk, sakit, tenggorokan dan kelelahan.

    Namun ada beberapa orang yang mengalami gejala lain saat terinfeksi BF.7. Yakni gejala gastrointestinal seperti muntah dan diare.

    Varian ini telah ditemukan di beberapa negara. Termasuk China yang disebut sebagai penyebab kenaikan kasus Covid-19 di negara itu beberapa waktu terakhir.

    Di Indonesia sendiri kasus BF.7 juga sudah terdeteksi. Laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta menyebutkan sudah ada tujuh kasus yang berasal dari transmisi lokal.

    Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan seluruh pasien tidak ada yang bergejala berat. Seluruhnya melakukan isolasi mandiri di rumah dan tidak ada yang dirawat di rumah sakit.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kepung China Sudah Masuk Jakarta, Covid BF.7 Bobol Antibodi

    (npb)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.