Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»AS Kembali Wanti-Wanti soal Kripto, Ada Apa?
    Insight News

    AS Kembali Wanti-Wanti soal Kripto, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Januari 2023Updated:4 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Regulator bank Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan soal mata uang kripto. Hal ini dilakukan pasca keruntuhan platform pertukaran mata uang kripto, FTX.

    Menurut pernyataan bersama dari Federal Reserve, Federal Deposit Insurance Corp dan Office of the Comptroller of Currency, mata uang digital itu perlu diwaspadai. Karena ‘diselimuti’ oleh kemungkinan penipuan dan penyelewengan.

    Peringatan ini, menurut tiga lembaga itu, juga diikuti dengan sifat volatilitas mata uang itu yang kemudian membuatnya cukup rentan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Resikonya meliputi penipuan dan penipuan di antara peserta sektor aset kripto dan resiko penularan dalam sektor aset kripto yang dihasilkan dari interkoneksi di antara peserta aset kripto tertentu,” tulis tiga lembaga itu dikutip CNBC International, Rabu (4/1/2023).

    Selama ledakan kripto beberapa waktu lalu, eksekutif bank mengatakan mereka membutuhkan panduan lebih lanjut dari regulator sebelum berurusan lebih langsung dengan bitcoin dan mata uang kripto lainnya dalam bisnis perdagangan ritel dan institusional. Sekarang, sekitar dua bulan setelah pengajuan kebangkrutan FTX, industri ini telah terungkap penuh dengan manajemen risiko yang buruk, resiko yang saling berhubungan, dan penipuan langsung.

    Sementara pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa regulator masih menilai bagaimana bank dapat mengadopsi kripto sambil mematuhi berbagai mandat mereka untuk perlindungan konsumen dan anti pencucian uang.

    “Berdasarkan pemahaman dan pengalaman lembaga saat ini, lembaga percaya bahwa menerbitkan atau memegang sebagai aset kripto utama yang dikeluarkan, disimpan, atau ditransfer pada jaringan terbuka, publik, dan/atau terdesentralisasi, atau sistem serupa adalah sangat cenderung tidak konsisten dengan praktik perbankan yang aman dan sehat,” kata tiga regulator itu.

    “Kami memiliki kekhawatiran keamanan dan kesehatan yang signifikan” dengan bank yang berfokus pada klien crypto atau yang memiliki eksposur terkonsentrasi ke sektor ini,” tambahnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Harga Bitcoin Cs Minggu Ini: Ambyar!

    (sef/sef)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.