Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kepung China Sudah Masuk Jakarta, Covid BF.7 Bobol Antibodi
    Insight News

    Kepung China Sudah Masuk Jakarta, Covid BF.7 Bobol Antibodi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Januari 2023Updated:3 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Varian BF.7 disebut sebagai mutasi virus Covid-19 yang paling menular. Bahkan, virus yang menyebar luas di China ini diketahui mampu menghindari antibodi, baik yang dihasilkan vaksin atau infeksi sebelumnya.

    Manal Mohammed, pengajar biologi molekuler di Universitas Westminster dalam The Conversaation, menjelaskan bahwa virus Covid-19 terus berevolusi menghasilkan subvarian baru yang makin sulit dibendung penularannya.

    Dia menjelaskan bahwa BF.7 ditandai oleh mutasi yang spesifik, yaitu pada duri (spike) protein di permukaan virus yang digunakan untuk menempel dan menginfeksi sel manusia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Protein hasil mutasi BF.7 disebut sebagai R346T, yang juga ditemukan di varian induk BF.7 yaitu BA.5. Bagian bernama R346T ini terkait dengan kemampuan virus subvarian baru untuk menghindar dari efek antibodi untuk netralisasi virus. 

    Subvarian BF.7 ditemukan tidak bisa dibendung oleh semua jenis antibodi, baik yang dihasilkan oleh penyuntikan vaksin maupun yang muncul alami dari infeksi virus sebelumnya.

    Penelitian terkini memeriksa netralisasi BF.8 di dalam sera (komponen dari darah yang mengandung antibodi) di petugas kesehatan yang sudah tiga kali divaksinasi serta di pasien yang pernah terinfeksi oleh Omicron BA.1 dan BA.5.

    Di kedua jenis pasien, BF.7 ditemukan mampu bertahan dari efek netralisasi, terutama sebagai hasil dari mutas R346T.

    BF.7 kini telah terdeteksi di seluruh dunia termasuk India, Amerika Serikat, dan China. Di Indonesia, subvarian BF.7 juga telah dilaporkan terdeteksi di Jakarta.

    Anehnya, laju penyebaran BF.7 yang sangat masif hanya terjadi di China. Di negara lain, laju penyebaran BF.7 justru makin melambat dari pekan ke pekan.

    [Dexpert.co.id]



    Artikel Selanjutnya


    Amerika Buat Covid Varian Baru di Lab, Tingkat Kematian 80%

    (dem/dem)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.