Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bikin Cemas! Varian Covid-19 Berbahaya Muncul dari China
    Insight News

    Bikin Cemas! Varian Covid-19 Berbahaya Muncul dari China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Januari 2023Updated:3 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Para ilmuwan khawatir soal kemungkinan adanya varian baru yang meledak di China. Ini terkait lonjakan kasus Covid-19 di negara tersebut selama beberapa waktu terakhir.

    “China memiliki populasi yang sangat besar dan kekebalannya terbatas. Itu nampaknya jadi penyebab melihat ledakan varian baru,” kata pakar penyakit menular di Universitas Johns Hopkins, Dr Stuart Campbell Ray, dikutip dari Euro News, Senin (2/1/2022).

    Dia menambahkan, “Saat kami melihat gelombang besar infeksi, sering kali diikuti dengan munculnya varian baru”.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut Dr Shan-Lu Liu dari Ohio State University ditemukan varian BF.7 yang diyakini mendorong lonjakan kasus saat ini. Varian tersebut disebut bisa menghindari kekebalan tubuh pasien.

    Sebelumnya China memiliki kebijakan ketat soal ‘Zero Covid’ yang pada akhirnya ditinggalkan belakangan ini. Soal vaksin, masyarakat setempat memang tinggi tapi tidak untuk booster terutama di kalangan orang tua.

    China diketahui menjadi tempat produksi sejumlah vaksin dalam negeri. Namun Euro News mencatat ini juga membuktikan vaksin domestiknya tidak terlalu efektif dibandingkan dengan platform messenger RNA (mRNA) yang dibuat negara Barat.

    Pemberian vaksin kepada masyarakat juga sudah lebih dari satu tahun lalu. Artinya kekebalan mulai berkurang dan menjadi landasan empuk untuk virus Covid-19 muncul.

    Sejak tiga tahun lalu saat kasus pertama ditemukan sudah banyak varian yang muncul. Dari versi asli, varian Delta, kemudian omicron dengan sederet keturunannya yang terus menyebar di seluruh dunia.

    Para ahli menjelaskan populasi yang sebagian kebal seperti China memberi tekanan khusus pada virus untuk berubah. Ray menyebutnya sebagai petinju yang sedang ‘belajar menghindari keterampilan yang dimiliki dan beradaptasi menyiasatinya’.

    Namun hingga sekarang belum diketahui apakah varian baru bisa menyebabkan penyakit lebih parah. Para ahli menjelaskan tidak ada alasan biologis mengapa virus lebih ringan dari waktu ke waktu.

    [Dexpert.co.id]

    (tib)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.