Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kantor Twitter Bau Ketiak, Pegawai Bawa Tisu Toilet Sendiri
    Insight News

    Kantor Twitter Bau Ketiak, Pegawai Bawa Tisu Toilet Sendiri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Januari 2023Updated:2 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Kebijakan efisiensi tak pandang bulu Elon Musk membuat markas Twitter penuh bau tak sedap. Alasannya, kantor Twitter di San Fransisco sudah tak punya pekerja pembersih kantor.

    Menurut laporan New York Times, Twitter kini hanya menggunakan 2 dari 4 lantai kantor mereka di San Fransisco. Layanan pembersih kantor juga sudah sebulan dilepas.

    Para pekerja pembersih kantor Twitter pada awal Desember dikabarkan menggelar demonstrasi menuntut kenaikan gaji. Respons Musk adalah langsung memecat mereka.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Hasilnya, kantor Twitter kini berantakan. Pekerja berdesak-desakan di ruang kerja yang sempit serta penuh bau tidak sedap dari sisa makanan dan bau badan. Kamar mandi juga kotor karena tidak pernah dibersihkan. Pekerja yang tersisa bahkan harus membawa tisu toilet mereka sendiri. 

    Musk saat ini memang sedang melakukan pemangkasan biaya besar-besaran, termasuk menahan pembayaran sewa kantor mereka di San Fransisco. Pegawai Twitter juga harus bekerja lebih lama dan tidur di kantor

    Elon Musk beberapa waktu lalu telah menyatakan bahwa ia akan meninggalkan posisi CEO di Twitter. Sebagai gantinya ia tengah mencari CEO baru untuk perusahaan media sosial tersebut. Namun dia ingin seseorang yang cukup bodoh untuk jadi penggantinya.

    “Saya mengundurkan diri sebagai CEO segera setelah saya menemukan seseorang yang cukup bodoh untuk mengambil pekerjaan itu! Setelah itu, saya hanya akan menjalankan tim perangkat lunak & server,” tulis Musk dalam tweetnya, dikutip dari CNBC Internasional, Kamis (22/12/2022)

    Setelah membeli Twitter senilai US$44 miliar, mantan orang terkaya di dunia itu langsung buat perubahan besar. Termasuk memecat CEO lama perusahaan Parag Agrawal sesaat setelah kesepakatan pembelian terjadi.

    Fokus Elon Musk di Twitter juga membuat para pemegang saham Tesla gerah. Pasalnya, dia juga sedikit demi sedikit melepaskan kepemilikan di produsen mobil listrik tersebut.

    Dilansir dari Reuters, Kamis 15/12/2022), Elon beberapa kali menjual saham Tesla, setelah dia membeli Twitter senilai US$ 44 miliar atau sekitar Rp 660 triliun pada Oktober 2022 lalu. Tidak jelas apakah langkah Elon menjual saham Tesla ini berkaitan dengan akuisisi Twitter. Namun muncul anggapan Elon saat ini mengalihkan fokus usahanya dari Tesla ke Twitter.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Momen Unik Elon Musk Tenteng Wastafel ke Markas Twitter

    (dem/dem)


    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.