Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Catat! 7 Aplikasi Maps Bisa Dibuka Tanpa Internet
    Insight News

    Catat! 7 Aplikasi Maps Bisa Dibuka Tanpa Internet

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Desember 2022Updated:24 Desember 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Anda berencana berlibur ke tempat yang susah atau bahkan tidak ada sinyal internet? Ini mungkin jadi kesulitan yang terbiasa menggunakan aplikasi berbasis internet untuk kegiatan sehari-hari. Termasuk menggunakan aplikasi peta atau Maps sebagai penunjuk arah saat berlibur.

    Namun ada sejumlah aplikasi yang ternyata bisa digunakan tanpa internet alias offline. Laman Toomanyadapters merangkum beberapa Maps offline.

    Laman itu juga mengingatkan apapun aplikasi yang digunakan, belum tentu peta dunia tersedia secara otomatis di perangkat. Jadi pastikan telah mengunduh data-data peta yang diperlukan untuk wilayah yang dituju sebelum berangkat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ukuran aplikasi juga kerap cukup besar. Jadi, sebaiknya diunduh menggunakan Wifi dibandingkan menggunakan data seluler yang terbatas.

    Berikut ini beberapa aplikasi peta offline yang bisa digunakan untuk berlibur tanpa internet, dirangkum Jumat (23/12/2022):

    1. MAPS.ME

    Peta MAPS.ME berasal dari database ekstensif OpenStreetMap. Ada sejumlah tempat menarik termasuk restoran, kafe dan lainnya yang tersedia di dalamnya. Layanan ini juga menyediakan rencana perjalanan khusus di lebih dari 600 kota di seluruh dunia. Tak perlu khawatir kehabisan kuota internet karena MAPS.ME bisa dinikmati secara offline.

    Aplikasi ini tersedia di secara gratis di Android dan iOS. 

    2. CityMaps2Go

    Bisa diakses secara offline dan online, CityMaps2Go bisa digunakan di lebih dari 150 negara. Terdapat panduan kota dan fitur navigasi standar yang bisa dieksplor. Pengguna juga bisa menyimpan sejumlah lokasi terlebih dahulu sebelum menjelajahinya. Aplikasi dapat diakses secara gratis dengan iklan dan bisa mengunduh satu peta offline sekaligus.

    Ada pula opsi berlangganan dengan manfaat akses tertentu seharga US$10,99 (Rp 171 ribu). Aplikasi ini tersedia di iOS dan Android.

    3. GuruMaps

    GuruMaps memungkinkan pengguna melacak jalur dan memantau statistik, seperti jarak yang ditempuh dan kecepatan rata-rata. Hasilnya dapat dibagikan dalam format GPX dan KML.

    Untuk offline, GuruMaps menyediakan peta seluruh negara dan fitur seperti “Bookmarking” serta pencarian offline. Aplikasi dapat digunakan gratis dengan mengunduh hingga tiga peta dan merekam hingga 15 trek. Sementara itu, untuk berlangganan dibebankan $2,49/bulan (Rp 38 ribu), $22,49/tahun (Rp 350 ribu), atau $49,99 (Rp 779 ribu) untuk lisensi seumur hidup.

    4. HereWeGo

    HereWeGo merupakan salah satu pioneer peta offline. Pengguna dapat mengunduh peta di lebih dari 100 negara. Ini termasuk navigasi untuk berjalan kaki, bersepeda, dan kendaraan. HereWeGo tersedia untuk Windows, browser desktop, dan aplikasi seluler.

    Untuk iOS dan Android, pengguna bisa mengaksesnya secara gratis dengan didukung iklan.

    5. OsmAnd

    OsmAnd menggunakan data dari OpenStreetMaps dan Wikipedia. Pengguna bisa mengunduh peta offline berdasarkan wilayah atau negara, memilih antara file lengkap atau hanya informasi jaringan jalan.

    Secara offline, OsmAnd menyediakan petunjuk arah dengan pilihan jalan kaki, bersepeda, dan mengemudi. Aplikasi bisa diakses gratis. Namun dengan kemampuan hanya bisa mengunduh tujuh file saja. Untuk berbayar dibanderol US$7,49 (Rp 116.700) per tahun.

    6. AllTrails

    Peta ini cocok bagi yang suka berpetualang ke alam. Sebab, aplikasi ini seperti ditujukan untuk yang ingin pergi mendaki. Terdapat 75 ribu jalur di lebih dari 100 negara.

    Aplikasi ini bisa digunakan secara gratis dengan iklan. Namun untuk menggunakan peta offline, membuat, mencetak dan menyinkronkan peta khusus dan fitur lainnya pengguna perlu membayar versi Pro. Harganya US$29,99 (Rp 467.700) per tahun.

    7. GoogleMaps

    Sebagian besar orang mungkin sudah familiar dengan produk Google ini. Google Maps juga termasuk yang bisa digunakan secara offline. Namun untuk fitur offline hanya menyediakan seperti petunjuk arah untuk mengemudi saja. Pengguna juga bisa mencari alamat dan suatu tempat, serta melihat posisi saat ini.

    Google Maps bisa diunduh secara gratis untuk pengguna Android dan iOS.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Google Maps Buka Tabir Adanya ‘Pesawat Hantu’, Berani Lihat?

    (tib)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.