Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Dokter Kudu Minta Restu AI Sebelum Kasih Diagnosa?
    Insight News

    Dokter Kudu Minta Restu AI Sebelum Kasih Diagnosa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Desember 2022Updated:23 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sudah digembar-gemborkan sejak beberapa tahun terakhir. Penerapannya pun semakin canggih, salah satunya ditandai dengan ramainya karya seni berbasis AI yang berseliweran di media sosial.

    Selain itu, firma penelitian dan pengembangan AI asal San Francisco, OpenAI, belakangan juga meluncurkan perangkat lunak (software) ChatGPT secara publik (open source). Platform berbasis AI tersebut mampu menirukan percakapan dan memprediksi kebutuhan manusia.

    Dalam satu dekade ke depan, penerapan AI dilaporkan akan semakin meluas. Kolaborasi antara AI dan manusia akan lebih lumrah melalui platform yang disebut “AI as a Service” (AIaaS).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Di masa depan, dokter yang membuat diagnosa tertentu tanpa konsultasi dengan AI bisa dibilang malpraktik,” dikutip dari laporan “Metatrends & Moonshots” yang dikeluarkan komunitas perusahaan teknologi Abundance360, Kamis (22/12/2022).

    Bukan cuma profesi dokter saja, tetapi semua profesi di segala industri diramalkan akan membutuhkan bantuan AI. Laporan tersebut mencontohkan, pengembang software dan engineer pun bakal berkolaborasi dengan AI untuk melakukan coding.

    Pengamat teknologi dan futurolog, Ray Kurzweil, memprediksi AI akan mencapai level kecerdasan manusia pada 2029 mendatang. Sementara itu, CEO Tesla dan Twitter, Elon Musk, lebih optimis. Pada pertengahan tahun ini, Musk meramalkan AI bisa mengalahi level kecerdasan manusia pada 2025 mendatang.

    Menurut laporan Abundance360, AI akan berperan penting dalam operasional bisnis, bahkan akan membantu manusia untuk mengumpulkan ide dan melahirkan inovasi termutakhir.

    Laporan Abundance360 menyebut algoritma AI dan machine learning akan sepenuhnya bisa diakses secara publik. Dengan begitu, siapa saja yang terkoneksi dengan jaringan internet bisa mengembangkan kreativitas, meningkatkan kemampuan pemecahan masalah (problem-solving), dan membuka beragam kesempatan baru dengan bantuan AI.

    [Dexpert.co.id]

    (tib)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.