Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Fenomena Solstis Desember Menurut Pakar Antariksa BRIN, Hoax?
    Insight News

    Fenomena Solstis Desember Menurut Pakar Antariksa BRIN, Hoax?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 Desember 2022Updated:20 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan tentang apa itu solstis yang akan terjadi besok, Rabu (21/12/2022).

    Hal ini mereka sampaikan karena belakangan viral di media sosial mengenai imbauan untuk tidak keluar rumah pada hari itu.

    Solstis sebenarnya hanyalah fenomena astronomi biasa. Ia berasal dari bahasa Latin Solstitium, yang terdiri dari dua kata, Sol yang bermakna Matahari dan Stitium yang berarti tempat singgah. Jadi Solstis dapat diartikan dengan titik balik Matahari.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mengutip unggahan BRIN di Instagram, Solstis disebabkan oleh sumbu rotasi Bumi yang miring 23,44 derajat terhadap bidang tegak lurus ekliptika.

    Pada solstis yang terjadi Desember ini, Kutub Selatan dan belahan Bumi Selatan condong ke Matahari. Sementara Kutub Utara dan belahan Bumi Utara menjauhi Matahari.

    Secara umum, solstis berdampak pada gerak semu harian Matahari ketika terbit, menanjak dan terbenam, intensitas radiasi Matahari yang diterima permukaan Bumi, kemudian berdampak pada panjang siang dan panjang malam, serta berdampak ke pergantian musim.

    Dampak solstis yang dirasakan oleh manusia tentu tidak seekstrem yang dinarasikan pada video tersebut.

    Menurut BRIN, sekalipun di hari terjadi solstis ini terjadi letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami maupun banjir rob, fenomena-fenomena tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan solstis dikarenakan solstis merupakan fenomena murni astronomis yang juga dapat memengaruhi iklim dan musim di Bumi.

    Sedangkan fenomena-fenomena tersebut disebabkan oleh aktivitas vulkanologis, seismik, oseanik dan hidrometeorologi yang terpisah satu sama lainnya.

    Selain pada Desember sekarang, Solstis juga terjadi pada 21 Juni 2022. Dan di tahun depan Solstis terjadi, di bulan yang sama yakni Juni dan Desember 2023.

    [Dexpert.co.id]



    Artikel Selanjutnya


    Bekas Roket Raksasa Cz-5B Milik China Jatuh di Dekat RI

    (dem)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.