Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukan Demam, 2 Gejala Awal Covid Varian Baru Sering Diabaikan
    Insight News

    Bukan Demam, 2 Gejala Awal Covid Varian Baru Sering Diabaikan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Desember 2022Updated:17 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Virus corona yang menyebabkan Covid-19 kembali menghantui masyarakat. Varian baru ini menimbulkan berbagai gejala yang berbeda dengan varian sebelumnya.

    Pasien Covid-19 mengaku saat terpapar virus varian Omicron dirinya merasa gampang lelah bahkan saat bangun di pagi hari dari tidur yang nyenyak. Selain lelah, gejala lain yang dilaporkan adalah sakit tenggorokan daripada flu biasanya.

    “Kasus Covid dua kali lebih banyak dari flu biasa saat ini, rasionya tidak pernah setinggi ini,” ujar professor Tim Spector, kepala Studi Kesehatan ZOE dalam akun Twitter-nya, beberapa waktu lalu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kepada The Independent, Spector menjelaskan bahwa kebanyakan orang masih terpaku kepada demam sebagai gejala utama Covid-19. Pada saat ini, menurut dia, dua pertiga dari kasus Covid-19 berawal dari sakit tenggorokan

    Demam dan kehilangan penciuman sangat jarang sekarang. Akibatnya, banyak sekali lansia merasa tidak terkena Covid sehingga tidak melakukan tes karena menganggapnya cuma meriang biasa,” kata Spector.

    Melansir laman Express, ZOE juga menjelaskan tipe kelelahan pada pasien Covid-19. Mereka merasakan kelelahan ekstrem dan bisa mempengaruhi aktivitas seseorang sehari-harinya dan ini akan muncul bahkan saat hanya melakukan tugas kecil.

    “Ini adalah jenis kelelahan ekstrem atau perasaan terhapus yang tetap ada meski sudah beristirahat atau tidur nyenyak,” jelas ZOE.

    “Rasanya sulit untuk menaiki tangga, melakukan pekerjaan normal atau bahkan bangun dari tempat tidur”.

    Selain itu, kelelahan akan mengakibatkan hambatan pada konsentrasi atau mengingat. Gejala tersebut biasanya digambarkan sebagai ‘kabut otak’.

    Kementerian Kesehatan mencatat total kasus Covid-19 varian Omicron XBB sudah ada 48 kasus per Kamis (10/11/2022). Dengan temuan itu, Kemenkes pun memprediksikan puncak penambahan kasus Covid-19 di tanah air akan terjadi pada bulan ini.

    “Saya rasa di bulan Desember ini pasti sudah kelihatan puncaknya atau di awal Januari paling lambat,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

    Disebutkan, varian XBB memiliki tingkat penyebaran yang lebih cepat, namun dengan gejala lebih enteng ketimbang sebelumnya.

    Berikut gejala Omicron XBB dikutip dari laman resmi CDC:

    Demam atau menggigil

    Batuk

    Sesak napas atau napas singkat

    Badan lemas dan mudah lelah

    Nyeri otot dan tubuh

    Sakit kepala

    Kehilangan indera perasa atau penciuman

    Sakit tenggorokan

    Pilek atau hidung tersumbat

    Mual atau muntah

    Diare

     

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Catat! Ini Jenis Vaksin Covid-19 Booster Kedua

    (luc/luc)


    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.