Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kritik Elon Musk, Akun Twitter Sejumlah Jurnalis Diblokir!
    Insight News

    Kritik Elon Musk, Akun Twitter Sejumlah Jurnalis Diblokir!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Desember 2022Updated:16 Desember 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Twitter memblokir sejumlah akun milik jurnalis ternama pada Kamis sore (15/12/2022) waktu AS. Pemblokiran ini dilakukan setelah mereka melakukan kritik terhadap Elon Musk.

    Ini kembali menambah keputusan kontroversial media sosial berikon burung biru itu setelah dimiliki Elon Musk.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jurnalis yang akunnya disuspend meliputi Ryan Mac dari The New York Times, Donie O’Sullivan dari CNN, Drew Harwell dari The Washington Post, Matt Binder dari Mashable, Micah Lee dari The Intercept, Steve Herman dari Voice of America, dan jurnalis independen Aaron Rupar, Keith Olbermann dan Tony Webster.

    Beberapa pesan mengatakan bahwa akun tersebut “ditangguhkan secara permanen”, meskipun Musk mengindikasikan bahwa penangguhan tersebut akan berlangsung selama tujuh hari.

    Dikutip dari The Guardian, Jumat (16/12/2022), Akun para jurnalis itu ditangguhkan secara berurutan. Sebab mereka baru-baru ini menerbitkan artikel tentang penangguhan akun Twitter Musk yang telah membagikan data yang tersedia untuk umum tentang pergerakan jet pribadinya.

    Masing-masing artikel ini menyoroti ketegangan antara pernyataan komitmen Musk terhadap “kebebasan berbicara” dan pilihannya untuk melarang akun yang secara pribadi tidak disukai.

    Akun Twitter untuk perusahaan media sosial saingannya, Mastodon, yang menjadi tujuan migrasi beberapa pengguna Twitter setelah pengambilalihan Twitter oleh Musk, juga tampaknya telah ditangguhkan.

    Tautan ke akun individu Mastodon juga dilarang. Pesan kesalahan memberi tahu beberapa pengguna bahwa tautan ke Mastodon telah “diidentifikasi” sebagai “berpotensi berbahaya” oleh Twitter atau mitranya.

    Ryan Mac, seorang reporter teknologi New York Times, menulis di akun Twitter baru bahwa dia tidak diberi peringatan sebelum akunnya ditangguhkan. Ia juga tidak menerima komunikasi dari perusahaan tentang alasan akunnya ditangguhkan secara permanen.

    The Washington Post mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penangguhan reporter teknologi mereka, Drew Harnell, merusak klaim Elon Musk bahwa dia bermaksud menjalankan Twitter sebagai platform yang didedikasikan untuk kebebasan berbicara.

    Sementara Komite Perlindungan Jurnalis menyatakan tindakan Musk sebagai pembalasan atas pekerjaan jurnalis, dan akan menjadi pelanggaran serius terhadap hak jurnalis untuk melaporkan berita tanpa takut akan pembalasan.

    Dalam serangkaian tweet Musk berkata “Mengkritik saya sepanjang hari benar-benar baik-baik saja, tetapi merusak lokasi waktu nyata saya dan membahayakan keluarga saya,”

    Dia menambahkan bahwa aturan doxxing yang sama berlaku untuk jurnalis seperti pengguna lain. “Mereka memposting lokasi real-time saya yang tepat, pada dasarnya koordinat pembunuhan, dalam (jelas) pelanggaran langsung terhadap persyaratan layanan Twitter.”

    Musk tidak mengklarifikasi dengan cara apa dia yakin para reporter yang diskors telah membagikan “lokasi real-time yang tepat” seperti klaimnya.

    Artikel berita tentang Musk yang diterbitkan beberapa reporter sebelum akun mereka ditangguhkan tidak menyertakan informasi apa pun tentang lokasi real-time atau lokasi salah satu anggota keluarganya.

    Artikel-artikel tersebut difokuskan pada ElonJet, sebuah akun yang memposting lokasi jet pribadi miliarder tersebut saat bepergian ke berbagai kota.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Alamat Elon Musk Bocor, Netizen ‘Gercep’ Mau Kirim Hadiah

    (mij/mij)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.