Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Investor Startup Ini Rugi Ratusan Triliun, Batal Modali IKN
    Insight News

    Investor Startup Ini Rugi Ratusan Triliun, Batal Modali IKN

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Desember 2022Updated:16 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah Indonesia menyebut Softbank batal berinvestasi dalam pembangunan Ibu Kota Negara. Perusahaan yang dipimpin oleh Masayoshi Son itu setahun terakhir memang rugi besar karena valuasi portofolio investasi mereka amblas.

    Menteri Investasi/Kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memang telah menyatakan bahwa Softbank masih berminat investasi di Ibu Kota Negara. Namun, minat tersebut berujung penolakan dari pemerintah RI.

    “Softbank ini sudah bertemu dengan Bapak Presiden, dan beberapa kali saya ikut. Proposal yang ditawarkan, untung bagi dia tidak untung bagi negara. Dan kami tidak mau didikte,” kata Bahlil dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (14/12/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meskipun begitu, Softbank saat ini memang sedang menahan diri mengucurkan dana setelah bertahun-tahun royal membagikan modal lewat dana investasi startup milik mereka yang dinamakan Softbank Vision Fund.

    Softbank Vision Fund, menurut CNBC International, mencatatkan rugi US$9,75 miliar (sekitar Rp 152 triliun) hanya dalam Juli-September 2022. Kerugian tersebut akibat anjloknya valuasi perusahaan portofilio investasi mereka.

    Kerugian tersebut belum termasuk dampak dari bangkrutnya FTX. Kabarnya, Sofbank akan mencatat nilai saham FTX yang mereka kantongi dengan mengucurkan sekitar US$100 juta, sebagai nol.

    Kerugian pada kuartal III/2022 lebih kecil dibandingkan dengan kerugian US$50 miliar (sekitar Rp 781 triliun) yang dicatatkan oleh Softbank Vision Fund pada semester I/2022.

    Pada Agustus lalu, bos Softbank Masayoshi Son berjanji memotong biaya akibat kerugian yang didapatkan Vision Fund. Vision Fund telah melakukan pengurangan aktivitas investasi. Son juga menambahkan Vision Fund kedua hanya akan mengelola portoflio yang ada.

    Selain itu, Softbank juga telah menjual sahamnya pada aset utama Alibaba Group Holding. Perusahaan juga membeberkan rencana Arm untuk listing.

    Dampak dari kerugian tersebut juga berujung kepada pemutusan hubungan kerja 150 staf Softbank Vision Fund di seluruh dunia.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Rugi Rp 344 T, Investor GoTo dan Grab Siap-siap PHK Karyawan

    (dem)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.