Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bola Api yang Lintasi Langit Kanada Buat Astronom Kebingungan
    Insight News

    Bola Api yang Lintasi Langit Kanada Buat Astronom Kebingungan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Desember 2022Updated:15 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah bola api ditemukan pernah melintas di langit Kanada tahun lalu. Berdasarkan temuan para ilmuwan, bola api itu bukanlah jenis meteor biasa.

    Para peneliti melakukan pelacakan obyek ke tata surya hingga titik awal di Awan Oort (Oort Cloud), sebuah obyek es yang jauh berada di luar orbit Pluto.

    “Penemuan ini mendukung model pembentukan Tata Surya yang sama sekali berbeda, yang mendukung gagasan sejumlah besar material batuan hidup berdampingan dengan obyek es di dalam Awan Oort,” jelas fisikawan dari University of Western Ontario di Kanada, Denis Vida, dikutip dari Science Alert, Kamis (15/12/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Obyek dari Awan Oort yang telah diidentifikasi sebelumnya biasanya sangat dingin. Kadang obyek tersebut dikenal sebagai komet periode panjang, pada orbit yang mengelilingi Matahari selama ratusan hingga puluhan juta tahun dengan kecenderungan acak dan elips.

    Sejumlah komet periode panjang telah diidentifikasi, para ilmuwan punya gagasan mengenai karakteristik seluruh obyek bersama dengan orbitnya.

    Bola api yang terlihat di utara Edmonton Kanada pada 22 Februari 2021, berhasil diamati dan direkam oleh berbagai instrumen. Termasuk satelit dan dua kamera Global Fireball Observatory di Bumi.

    Selama 2,4 detik, seluruh kamera melacak meteor sejauh 148,5 kilometer. Ini membuat para peneliti mendapatkan informasi terperinci mengenai lintasan dan disintegrasi obyek tersebut.

    Bola api diperkirakan memanas dan meledak saat atmosfer masuk ke dalam batuan. Sementara itu obyek yang ditemukan Vida dan timnya berukuran 10 cm dengan berat 2 km dan dianggap jatuh lebih dalam ke atmosfer dibandingkan obyek es manapun.

    Namun saat menggunakan data menghitung lintasan masuknya, hasil yang didapatkan tidak konsisten dengan meteor biasa. Hasilnya mengacu pada komet periode panjang.

    Dari obyek tersebut para peneliti juga bisa melakukan pencarian database Meteorite Observation and Recovery Project. Berikutnya menerbitkan literatur kemungkinan asal muasal Awan Oort dan mengidentifikasi dua meteor lain.

    Salah satunya jatuh di Czechia tahun 1997 disebut sebagai bola api Karlstejn dengan orbit mirip seperti komet Halley. Selain itu adalah komet MORP 441 1979 yang juga punya lintasan seperti komet.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/npb)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.