Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Terbongkar! Ini Penyebab Startup Kena Badai PHK
    Insight News

    Terbongkar! Ini Penyebab Startup Kena Badai PHK

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Desember 2022Updated:14 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ekonom senior Indef Aviliani menilai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang marak terjadi akhir-akhir ini di kalangan Startup disebabkan oleh kurangnya pengetahuan di sektor riil dan tidak memiliki ekosistem bisnis yang baik.

    Menurutnya, perencanaan yang kurang matang dalam membangun bisnis akan membuat bisnis sulit bertahan, terlebih di situasi yang tidak pasti seperti saat ini.

    “Startup inikan sering kali mereka berbicara tentang cari data sebanyak-banyaknya, habis itu IPO habis itu nggak tahu ngapain. Itu karena mereka nggak punya basic sektor riilnya, dia tuh hanya sebagai ibaratnya di riilnya dia tuh punya mall tapi online. Jadi yang dijual apa aja, dia dapat fee dari situ. Kalau cuma dapet fee, kalo dia transaksinya nggak banyak, dia nggak bisa bayar gaji karyawan. Makanya nggak heran kalau sekarang banyak PHK, bakar duitnya udah selesai,” jelasnya dalam Indef School of Political Economy Jurnalisme Ekonomi, Selasa (13/12/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lebih lanjut, ia menilai pemberian diskon besar-besaran yang banyak dilakukan Startup untuk menggaet konsumen tidak akan mampu membuat konsumen bertahan. Oleh karena itu, ia menyarankan perusahaan untuk membangun ekosistem yang baik agar mampu bertahan.

    “Makanya seperti bank digital, seperti e-commerce itu, harus punya ekosistem. Kalau nggak punya ekosistem nggak akan bisa survive karena dia nggak akan bisa kasih diskon sepanjang masa,” tambahnya.

    Lebih lanjut, ia mengatakan dari banyaknya kejadian PHK ini, Startup dapat belajar bahwa tidak cukup hanya berpikir untuk menolong masyarakat dalam hal digitalisasi. Namun, Startup juga harus mempertimbangkan keberlanjutan kualitas produk yang dihasilkan sebagai salah satu upaya mempertahankan konsumen.

    Selain itu, dalam membentuk ekosistem bisnis, menurutnya penting sekali memberikan pembimbing sepanjang masa yang dapat membimbing para produsen dalam menjalankan bisnis mereka. Terakhir, ia berpesan agar perusahaan selalu melakukan inovasi, melihat ancaman menjadi peluang, dan menjadi fleksibel dalam segala situasi.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kejar Profitabilitas 2023, Startup Ini PHK 860 Karyawan

    (haa/haa)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.