Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Modal Seret, Startup Unicorn Quick Commerce Pilih Merger
    Insight News

    Modal Seret, Startup Unicorn Quick Commerce Pilih Merger

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Desember 2022Updated:13 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Di tengah badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi pada banyak startup, Getir asal Turki baru saja mencaplok pesaingnya dari Jerman bernama Gorillas. Namun kedua startup quick commerce enggan menyebut nilai akuisisi tersebut.

    “Pasar naik dan turun, namun konsumen menyukai layanan kami dan kenyamanan tetap ada,” jelas pendiri Getir, Nazim Salur, dikutip dari CNBC Internasional, Senin (12/12/2022).

    “Industri pengiriman bahan makanan super cepat akan terus tumbuh selama bertahun-tahun dan Getir akan memimpin kategori yang dibuatnya 7 tahun lalu”.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut laporan Financial Times, Gorillas dibeli seharga US$1,2 miliar dan membuat valuasi Getir menjadi US$10 miliar. Aksi tersebut menunjukkan penurunan valuasi masing-masing 61% dan 15% dari penilaian terakhir.

    Dalam laporan sebelumnya menyebutkan pembelian itu berasal dari ekuitas Getir ditambahkan uang tunai.

    Getir tidak memberikan banyak informasi soal perincian keuangan dalam kesepakatan itu. Namun perusahaan yang berbasis di Istanbul itu menegaskan soal Getir memimpin konsolidasi di sektor tersebut.

    Gorillas berdiri tahun 2020 dan kian berkembang sepanjang lockdown akibat pandemi. Startup ini menjanjikan pengiriman dalam 10 menit dan juga diskon dari subsidi venture capital.

    Tahun lalu nilai perusahaan menyentuh US$3,1 miliar dalam pembiayaan yang dipimpin Delivery Hero, perusahaan pengantaran makanan. Namun hanya berselang setahun, Gorillas mulai mengalami masalah.

    Gorillas memutuskan memberhentikan ratusan karyawan. Perusahaan juga harus menarik diri dari sejumlah pasar seperti Italia dan Belgia, karena pendapatannya yang sedikit.

    Masalah ini mempersempit pilihan Gorillas. “Gorillas hanya punya dua pilihan, menjual atau keluar dari bisnis,” kata konsultan industri ritel independen, Brittain Ladd.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Masa Keemasan Startup Meredup, Founder Bisa Coba Lakukan Ini

    (npb)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.