Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»3 Gerhana Tampak dari Indonesia di 2023, Catat Tanggalnya
    Insight News

    3 Gerhana Tampak dari Indonesia di 2023, Catat Tanggalnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Desember 2022Updated:12 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Tahun 2023 mendatang akan ada empat gerhana. Namun hanya tiga gerhana yang bisa dilihat dari Indonesia.

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam akun Instagram @lapan_ri, menjelaskan tiga gerhana yang bisa dilihat di Indonesia tahun depan adalah Gerhana Matahari Hibrida (20 April), Gerhana Bulan Penumbra (5-6 Mei), dan Gerhana Bulan Sebagian (29/Oktober).

    “Sedangkan Gerhana Matahari Cincin 15 Oktober tidak dapat disaksikan di Indonesia. Hal ini dikarenakan Indonesia tidak terkena bayangan antumbra maupun penumbra Bulan,” jelas BRIN, dikutip Senin (12/12/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Melansir laman Edusainsa BRIN, terdapat 38 ibukota provinsi yang bisa melihat Gerhana Matahari Hibrida dan 10 lokasi yang dilewati jalur gerhana total di Indonesia.

    Sementara itu Gerhana Bulan Penumbra akan dimulai pada 5 Mei 2023 pukul 22:14:08 WIB. Akhir gerhana terjadi keesokan harinya pukul 02:31:40 WIB.

    Berikut jadwal Gerhana Bulan Penumbra 5-6 Mei 2023:

    • Kontak Awal Penumbra :5 Mei pukul 22.14.08 WIB / 23.14.08 WITA / 00.14.08 WIT
    • Puncak Gerhana : 6 Mei pukul 00.22.55 WIB / 01.22.55 WITA / 02.22.55 WIT
    • Kontak Akhir Penumbra : 6 Mei pukul 02.31.40 WIB / 03.31.40 WITA / 04 31 40 WIT
    • Durasi dan Magnitudo : 4 jam 18 menit dengan lebar penumbra 0,9636 dan umbra -0,0457 (tanda minus menunjukkan tidak ada permukaan Bulan yang memasuki umbra)

    “Gerhana dapat diamati dari arah Tenggara ke Barat Daya untuk zona WIB. Sedangkan untuk zona WITA, gerhana dapat diamati dari arah Selatan ke Barat Daya,” tulis Andi Pangeran dari Pusat Riset Antariksa BRIN.

    “Sementara itu, untuk zona WIT gerhana dapat diamati dari arah Barat Daya ke Barat”.

    Proses Gerhana Bulan Sebagian pada 29 Oktober 2022 dimulai pada pukul 01:01:44 WIB dan berakhir 05:26:19 WIB. Pada awal penumbra, awal sebagian dan puncak gerhana bisa dilihat di seluruh Indonesia.

    Akhir sebagian gerhana bisa dilihat di seluruh Indonesia, kecuali Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan.

    Sementara itu, pada akhir penumbra, dapat dipantau dari seluruh Sumatra, Banten, DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat (kecuali Indramayu, Kab. dan Kota Cirebon, Majalengka, Kuningan, Kota Banjar, Kab. dan Kota Tasikmalaya, Garut, Pangandaran). Selain itu juga di sebagian Kalimantan Barat (Sambas, Landak, Singkawang, Bengkayang, Kubu Raya, Mempawah, Pontianak).

    [Dexpert.co.id]

    (npb)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.