Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Orang Tua SBF Terseret Skandal FTX, Profesi Dosen Terancam
    Insight News

    Orang Tua SBF Terseret Skandal FTX, Profesi Dosen Terancam

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Desember 2022Updated:12 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Keruntuhan FTX tidak hanya berdampak pada pendiri dan mantan bosnya Sam Bankman-Fried (SBF). Kedua orang tuanya dilaporkan juga ikut terdampak kejadian tersebut.

    Joseph Bankman, ayah SBF, merupakan profesor hukum Stanford. Menurut laporan The Stanford Daily, dia membatalkan kursus musim dingin mengenai pajak, dikutip dari Coin Telegraph, Senin (12/12/2022).

    Laporan ini mengatakan pembatalan itu terjadi setelah ayah dan ibu SBF dituduh membeli rumah liburan senilai US$16,4 juta. Rumah itu milik FTX sebelum bursa kripto mengalami kehancuran.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara ibunya, Barbara Fried dilaporkan tidak terdaftar untuk kursus di manapun. Dia memiliki ikatan politik dan kabarnya menjauhkan dirinya setelah penyelidikan resmi dimulai.

    Fried mengatakan keputusan untuk pensiun sudah lama dia rencanakan. Kepada The Daily, dia berharap untuk bisa kembali mengajar di masa depan.

    Drama keruntuhan FTX itu memang terus berlanjut. Belum lama ini, SBF juga sempat menuding CEO Binance Changpeng Zhao atas kejahatan perusahaannya. Zhao disebut “mengancam berjalan pada menit terakhir”.

    Sementara itu, pada 9 Desember lalu SBF juga mengungkapkan kesediaannya untuk bersaksi terkait masalah perusahaannya di sidang parlemen Amerika Serikat (AS).

    Di tengah permasalahan itu, SBF juga berencana memulai bisnis baru. Dengan begitu bisa mengembalikan dana milik nasabah FTX.

    “Saya akan berpikir tentang bagaimana kami dapat membantu dunia dan jika pengguna tidak mendapatkan banyak kembali, saya akan berpikir tentang apa yang dapat saya lakukan untuk mereka. Dan saya pikir paling tidak saya memiliki kewajiban kepada pengguna FTX untuk melakukan yang benar oleh mereka sebaik yang saya bisa,” katanya dalam sebuah wawancara dengan BBC.

    “Saya akan memberikan apa saja untuk dapat melakukan itu. Dan saya akan mencoba jika saya bisa.”

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Investor Kripto Lagi Ngeri-ngeri Sedap Nih, Ada Apa Gerangan?


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.