Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kromosom Y Lama-Lama Lenyap, Laki-Laki Bisa Punah?
    Insight News

    Kromosom Y Lama-Lama Lenyap, Laki-Laki Bisa Punah?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Desember 2022Updated:10 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Gen penentu laki-laki, kromosom Y dilaporkan menghilang dalam beberapa juta tahun. Namun dalam sebuah penelitian menemukan dua hewan pengerat yang tidak memiliki gen tersebut dan masih hidup.

    Salah satu hewan adalah tikus dari Eropa Timur dan tikus berduri di Jepang, dikutip dari Science Alert. Temuan tersebut berasal dari tim peneliti yang dipimpin oleh ahli biologi Universitas Hokkaido Asato Kuroiwa.

    Kromosom Y dan SRY pada keduanya dilaporkan menghilang. Namun kromosom X masih ada dalam tunggal atau ganda untuk betina dan jantan, Kamis (8/12/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tim peneliti mengungkapkan sebagian besar kromosom Y pada tikus berduri berpindah ke kromosom lain. Namun tidak diganti oleh SRY atau gen lain.

    Namun pada temuan berikutnya, mereka menemukan adanya perbedaan pada gen kunci SOX9. Jumlahnya 17 ribu pasangan pada lebih dari 3 miliar dan seluruhnya merupakan pria dan tidak ada wanita.

    Terdapat potongan kecil DNA duplikat yang menyalakan SOX9 untuk menjadi respon SRY. Terdapat peningkatan aktivitas yang terlihat pada perubahan tikus, yang memungkinkan SOX9 bisa bekerja tanpa SRY.

    Namun nasib serupa nampaknya tidak bisa terjadi pada manusia. Mamalia dan manusia memerlukan gen yang hanya bisa diteruskan melalui sperma. Ini berbeda dengan kadal dan ular yang bisa mereproduksi gen sendiri.

    Oleh karena itu, manusia membutuhkan sperma dan laki-laki untuk bereproduksi. Artinya saat kromosom Y punah, kemungkinan besar juga diikuti kepunahan manusia.

    Dengan temuan ilmiah ini dapat menggambarkan apa yang terjadi di masa depan. Manusia bisa memiliki gen penentu kelamin baru nantinya.

    Namun perlu dicatat, kemampuan itu kemungkinan dapat menciptakan ‘pemisahan spesies’. Maksudnya adalah jutaan tahun lagi manusia bisa memiliki beragam spesies dengan perbedaan penentu jenis kelamin.

    [Dexpert.co.id]

    (npb)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.