Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bandar Kripto Banyak Bangkrut, Bank Raksasa Ini Malah Happy
    Insight News

    Bandar Kripto Banyak Bangkrut, Bank Raksasa Ini Malah Happy

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Desember 2022Updated:7 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Masalah yang dihadapi sektor kripto beberapa waktu terakhir ternyata tak menyurutkan Goldman Sachs. Perusahaan itu dilaporkan akan menggelontorkan puluhan juta dolar untuk berinvestasi atau membeli perusahaan kripto usai keruntuhan FTX.

    Goldman tengah melakukan uji tuntas pada sejumlah perusahaan kripto. Sayangnya kepala aset digital Goldman, Mathew McDermott tak memberikan perincian lebih lanjut soal langkah tersebut.

    Dermott menjelaskan masalah FTX meningkatkan kebutuhan pemain kripto yang tepercaya dan teregulasi. Menurutnya banyak bank besar melihat adanya peluang untuk bisnis.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kami memang melihat beberapa peluang yang sangat menarik, dengan harga yang jauh lebih masuk akal,” ucapnya, dikutip dari Reuters, Rabu (7/12/2022).

    Setelah keruntuhannya, FTX mengajukan status kebangkrutan kepada pengadilan Amerika Serikat (AS). McDermott mengakui hal itu membuat pasar kembali dalam sentimen.

    Sebelumnya saat drama permasalahan FTX masih berlangsung, CEO David Solomon buka suara soal kripto. Dia menilai kripto ‘sangat spekulatif’.

    Namun di sisi lain, dia menyatakan melihat banyak potensi pada teknologi yang mendasarinya. Menurutnya karena infrastrukturnya menjadi lebih formal.

    Sementara itu masalah yang membelit FTX berdampak pada volume perdagangan Goldman yang meningkat, ungkap McDermott. Dia menjelaskan hal itu terjadi karena investor berusaha berdagang dengan rekanan yang diregulasi dan dikapitalisasi dengan baik.

    “Yang meningkat adalah jumlah lembaga keuangan yang ingin berdagang dengan kami,” ungkapnya. “Saya menduga beberapa dari mereka berdagang dengan FTX namun saya tidak bisa memastikannya”.

    Peluang lainnya adalah rekrutmen. McDermott beralasan karena para perusahaan kripto dan teknologi telah kehilangan staf.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kena ‘Prank’ Binance, Bandar Kripto Rp501 T Terancam Bangkrut

    (npb)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.