Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Disebut Pembunuh Google, ChatGPT Buatan OpenAI Super Pintar
    Insight News

    Disebut Pembunuh Google, ChatGPT Buatan OpenAI Super Pintar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Desember 2022Updated:7 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah platform chatbot AI mendadak viral di dunia maya. Bernama ChatGPT, chatbot buatan Open AI disebut bisa menjawab semua pertanyaan layaknya mesin pencarian Google.

    Namun bedanya, ChatGPT hadir dengan format percakapan. Pengembang platform itu, OpenAI menjelaskan chat akan berinteraksi salah satunya dengan menjawab pertanyaan.

    “Format dialog memungkinkan ChatGPT menjawab pertanyaan, mengakui kesalahan, menantang premis yang salah, dan menolak permintaan tidak pantas,” kata OpenAI, dikutip NBC News, Selasa (6/12/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sejumlah orang juga telah membagikan pengalamannya bercakap-cakap dengan ChatGPT. Bahkan ada yang memuji kemampuan chatbot itu.

    Salah satunya, Darrel Etherington dari Tech Crunch membagikan hasil penggunaan ChatGPT. Dia membicarakan soal Pokemon dan kekuatan serta kelemahannya.

    Dari hasil percakapan itu, dia menyatakan ChatGPT langsung memberikannya secara spesifik apa yang ia cari. “Bukan berbentuk daftar hal dinilai membantu saya menemukan apa yang saya cari yang disediakan oleh Google,” kata dia.

    Sementara itu, seorang dosen di Arizona State University Gilmor mengungkapkan kekagumannya dengan ChatGPT. Dia memberikan chatbot itu tugas yang sama dengan mahasiswanya, berupa surat pada kerabat soal privasi dan keamanan online.

    “Saya akan berikan nilai yang bagus. Akademisi berhadapan dengan masalah serius,” kata Gilmor.

    Meski banyak keandalannya, ChatGPT juga menyimpan kekhawatiran baru. Misalnya, laman Mashable mengungkapkan saja soal kebenaran informasi yang ditampilkan.

    Soal kesalahan informasi, pihak ChatGPT nampaknya juga mengakui hal tersebut. Laman prompt telah memperingatkan soal hal itu, “Kadang-kadang dapat menghasilkan informasi yang salah” dan “kadang-kadang bisa menghasilkan instruksi berbahaya atau konten bias”.

    NBC News juga menyatakan bahaya ChatGPT yang bisa digunakan oleh pelaku kejahatan. Mereka bisa menggunakan untuk aksi jahat seperti merancang senjata atau merakit bahan peledak.

    [Dexpert.co.id]


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.