Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Saingan Google, ChatGPT Open AI Bisa Bantu PR & Tugas Kuliah
    Insight News

    Saingan Google, ChatGPT Open AI Bisa Bantu PR & Tugas Kuliah

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Desember 2022Updated:6 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – ChatGPT dengan cepat jadi salah satu yang banyak diperbincangkan oleh pengguna media sosial. Bahkan chatbot itu disebut bisa melibas raksasa mesin pencarian Google.

    OpenAI, pengembang platform, chatbot tersebut digunakan untuk berinteraksi dengan cara percakapan. “Format dialog memungkinkan ChatGPT menjawab pertanyaan, mengakui kesalahan, menantang premis yang salah, dan menolak permintaan tidak pantas,” kata OpenAI, dikutip NBC News, Senin (5/12/2022).

    Mashable mencatat ChatGPT menarik perhatian karena mampu menangani feedback soal jawabannya. Selain juga merevisinya dengan cepat, laman tersebut menyebutnya seperti berkomunikasi dengan robot.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Darrel Etherington dari Tech Crunch menjelaskan permintaan pencarian ChatGPT seperti pengguna “bermalas-malasan dengan rekan kerja atau berinteraksi dengan agen dukungan pelanggan di web”.

    Dia juga membagikan hasil percakapan dengan ChatGPT mengenai Pokemon. Selain juga tentang kekuatan dan kelemahan sang karakter.

    Menurutnya hasil percakapan persis seperti apa yang dicari. “Bukan daftar hal yang mungkin membantu saya menemukan apa yang dicari jika bersedia meluangkan waktu, yang dikembalikan oleh Google,” kata dia.

    Mengutip Guardian, seorang dosen di Arizona State University bahkan kagum dengan kemampuan ChatGPT mengerjakan tugas kuliah. Ia mencoba memberikan ChatGPT tugas yang ia juga berikan ke mahasiswanya, yaitu menulis surat ke kerabat soal privasi dan keamanan online.

    “Saya akan berikan nilai yang bagus. Akademisi berhadapan dengan masalah serius,” kata Gilmor tentang potensi penggunaan ChatGPT oleh pelajar dan mahasiswa dalam pengerjaan tugas kuliah.

    Namun chatbot AI ini menimbulkan kekhawatiran baru. Mashable menekankan soal kebenaran informasi yang ditampilkan oleh ChatGPT.

    Bahkan dalam halaman prompt juga telah diperingatkan ChatGPT kemungkinan menghasilkan informasi yang salah. “Kadang-kadang dapat menghasilkan informasi yang salah” dan “kadang-kadang bisa menghasilkan instruksi berbahaya atau konten bias”, tulis prompt.

    Laman itu mencontohkan ChatGPT akan menjawab pertanyaan misalnya mengenai ibu kota atau ketinggian gunung. Namun hasil berbeda terlihat jika ada kerumitan pada pertanyaan yang disampaikan.

    Sementara itu NBC News juga menyuarakan bahaya ChatGPT. Menurut laman tersebut chatbot dapat digunakan oleh pelaku kejahatan meminta penjelasan soal aksi jahat, seperti merancang senjata atau merakit bahan peledak.

    [Dexpert.co.id]


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.