Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Curhat Bos Pegawai Dibajak Startup, Kini Mereka Kena PHK
    Insight News

    Curhat Bos Pegawai Dibajak Startup, Kini Mereka Kena PHK

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 November 2022Updated:29 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Cerita pemutusan hubungan kerja (PHK) bukan dari pegawai startup yang terdampak. Namun, ada juga dari pihak pihak pemberi kerja.

    Pendiri Bhumi Varta Technology, Martyn Terpilowski mengungkapkan cerita soal perusahaan yang ditinggalkan pegawainya.

    “Orang-orang tahu saya adalah kritikus besar pada seluruh sektor yang tidak pernah mendapatkan untung, tetapi para pegawai dengan senang mengambil pasar gaji yang ada, hingga sekarang,” kata dia dalam akun LinkedIn-nya, dikutip Senin (28/11/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Ini mengganggu seluruh pasar dan memukul perusahaan kecil yang beroperasi dengan kendala keuangan normal, yang tidak pernah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan ini”.

    Dia menceritakan perusahaannya berjuang untuk selama era pandemi Covid-19 lalu. Termasuk mempertahankan soal asuransi kesehatan swasta, gaji bersih, kenaikan gaji, dan tunjangan semua hingga lingkungan kerja yang baik.

    Namun mulai tahun ini, Terpilowski menjelaskan orang-orang mulai pergi dari perusahaan. Banyak dari mereka yang mengambil penawaran gaji fantastis dari startup.

    Kondisi ini, dia mengakui cukup membuatnya frustasi. Namun Terpilowski menegaskan tidak menyalahkan orang-orang tersebut, bahkan mengaku tetap menjalin pertemanan dengan beberapa di antaranya.

    “Kami punya pegawai yang meminta WFH [work from home] seperti yang dilakukan teman-teman mereka lakukan di startup, atau mereka akan pindah. Kami punya kandidat yang datang ke interview, bahkan menolak untuk berdiskusi soal bekerja di kantor,” jelasnya.

    Terpilowski menambahkan masih banyak kesempatan bekerja di perusahaan, yang dia sebut sebagai kurang trendi, tetapi betul-betul mencetak profit. Namun, para eks karyawan startup perlu menerima kenyataan baru.

    Dia menambahkan bahwa loyalitas berlaku ke dua arah. Sebagai pemilik perusahaan, ia juga menuntut loyalitas. Saat hal itu diberikan, Terpilowski memastikan para pegawai tak akan kehilangan pekerjaan.

    “Saya yakinkan Anda, jika Anda memberinya, Anda tidak akan kehilangan pekerjaan Anda,” ungkap Terpilowski .

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Makin Banyak Jumlah Startup ‘Tutup’ di RI, Ini Daftar Terbaru

    (dem)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.