Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gaji Buruh Pabrik iPhone Ga Dibayar, Foxconn: Masalah Teknis
    Insight News

    Gaji Buruh Pabrik iPhone Ga Dibayar, Foxconn: Masalah Teknis

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 November 2022Updated:25 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemasok Apple Foxconn telah meminta maaf atas kesalahan teknis dalam sistem pembayaran upah. Permintaan maaf itu datang sehari setelah pabrik iPhone di China diguncang oleh protes kemarahan para pegawai.

    Video yang viral di media sosial menunjukkan ratusan pekerja demo di pabrik iPhone terbesar di dunia di kota Zhengzhou, dengan keluhan pembatasan Covid dan klaim pembayaran yang terlambat.

    Mereka yang menyiarkan langsung protes mengatakan para pekerja dipukuli oleh polisi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Seorang pekerja Foxconn mengatakan kepada BBC bahwa situasi tersebut telah diselesaikan.

    Bulan lalu, kasus Covid yang meningkat membuat pabrik di lockdown, yang membuat beberapa pekerja kabur keluar dan pulang. Perusahaan kemudian merekrut pekerja baru dengan janji bonus yang besar.

    Tetapi seorang pekerja mengatakan kontrak ini diubah sehingga mereka tidak mendapatkan subsidi yang dijanjikan, bahkan mereka dikarantina tanpa makanan.

    Foxconn merilis pernyataan yang mengatakan kesalahan teknis pembayaran gaji terjadi selama proses orientasi. Mereka menambahkan bahwa gaji rekrutan baru sama seperti yang disepakati dalam poster rekrutmen resmi.

    Perusahaan mengatakan terus berkomunikasi dengan karyawan yang terkena dampak gaji dan bonus dan melakukan yang terbaik untuk secara aktif menyelesaikan masalah dan tuntutan karyawan yang masuk akal.

    Seorang pekerja juga mengatakan bahwa dia telah menerima 8.000 yuan dan akan menerima 2.000 yuan lagi. Dia menambahkan bahwa tidak ada lagi pengunjuk rasa dan dia dan rekan-rekannya akan kembali ke pabrik Foxconn, demikian dikutip dari BBC, Jumat (25/11/2022).

    Pabrik Zhengzhou mempekerjakan lebih dari 200.000 orang untuk membuat perangkat Apple termasuk iPhone 14 Pro dan Pro Max.

    Secara terpisah, pihak berwenang memerintahkan kota untuk dikunci, dan mengatakan orang tidak akan dapat meninggalkan daerah itu kecuali mereka memiliki tes Covid negatif.

    Itu terjadi ketika China mencatat jumlah kasus Covid harian tertinggi sejak pandemi dimulai, dengan negara itu mengalami gelombang wabah dengan beberapa kota besar seperti Beijing dan Guangzhou terpengaruh.

     

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Pabrik Apple ‘Bedol Desa’ dari China, Pindah ke Mana?

    (dem/dem)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.