Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Duh! 5 Juta Data Penumpang & Karyawan AirAsia Dicuri Hacker
    Insight News

    Duh! 5 Juta Data Penumpang & Karyawan AirAsia Dicuri Hacker

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 November 2022Updated:24 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Data pribadi 5 juta penumpang dan semua karyawan AirAsia dilaporkan telah dibobol oleh kelompok peretas Tim Daixin.

    Kelompok tersebut mengklaim bertanggung jawab atas serangan ransomware yang diduga terjadi pada maskapai asal Malaysia itu awal bulan ini, tepatnya pada 11 dan 12 November.

    Menurut sebuah laporan dari DataBreaches.com, para peretas memberi mereka dua file .csv yang berisi sampel informasi sensitif milik penumpang dan staf maskapai, yang juga diklaim oleh Tim Daixin diberikan kepada AirAsia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mengutip laman The Star, Kamis (24/11/2022), sampel data pribadi di salah satu file dilaporkan mencakup ID penumpang, nama lengkap, dan ID pemesanan.

    Sedangkan file kedua dikatakan berisi data yang berkaitan dengan detail karyawan termasuk foto, pertanyaan dan jawaban rahasia (kemungkinan untuk pemulihan akun), kewarganegaraan , tanggal lahir, negara kelahiran, lokasi, dan tanggal dipekerjakan.

    Tim Daixin menjadi fokus dari Cybersecurity Advisory (CSA), Biro Investigasi Federal AS (FBI), Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (CISA), dan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) pada akhir Oktober tahun ini.

    Kelompok peretas itu menjadi fokus lembaga keamanan, mengikuti serangan ransomware dan upaya pemerasan yang ditujukan untuk bisnis perawatan kesehatan yang berbasis di AS.

    DataBreaches.com, mengutip juru bicara Tim Daixin , menulis dalam laporan mereka bahwa AirAsia menanggapi serangan itu dan terlibat dengan grup peretas melalui obrolan.

    Namun, setelah menerima sampel data, mereka tidak menegosiasikan jumlah tebusan lebih jauh. Ini menunjukkan maskapai tidak berniat membayar penyerang dalam jumlah berapa pun.

    Dari file yang dienkripsi, laporan tersebut menyatakan bahwa “tim telah menghindari penguncian” XEN, RHEL – host peralatan terbang, seperti radar, kontrol lalu lintas udara, dan sejenisnya), yang tampaknya merupakan bagian dari penghindaran klaim kelompok peretas untuk mengenkripsi atau menghancurkan apapun yang berpotensi mengancam nyawa.

    Tidak ada konfirmasi tentang jumlah data yang dibobol oleh kelompok ransomware atau apakah AirAsia membayar uang tebusan sebagai ganti kunci deskripsi dan penghapusan data yang dicuri sejauh ini telah dilaporkan.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Wajib Tahu! Cara Lindungi Jaringan WiFi Rumah dari Hacker

    (roy/roy)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.