Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Umumkan ‘Bumi Super’, Lebih Layak Huni dari Sekarang?
    Insight News

    NASA Umumkan ‘Bumi Super’, Lebih Layak Huni dari Sekarang?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 November 2022Updated:23 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ilmuwan NASA baru-baru ini umumkan telah menemukam planet yang mengorbit di zona layak huni bintang induknya. Planet yang ditemukan itu disebut sebagai Bumi Super.

    Astronom di Transiting Exoplanet Survey Satellite itu, menemukannya setelah rutin mencari planet yang mengorbit di luar tata surya atau exoplanet.

    Salah satu exoplanet 30% lebih besar dari Bumi dan mengorbit dalam waktu kurang dari tiga hari. Selain itu, ada juga exoplanet yang 70% lebih besar dari Bumi dan mungkin menampung lautan dalam.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kedua exoplanet ini adalah super-Bumi atau lebih besar dari Bumi tetapi lebih kecil dari raksasa es seperti Uranus dan Neptunus,” tulis Space, dikutip Rabu (23/11/2022).

    Bumi Super mengorbit di bintang kerdil dingin. Benda tersebut memiliki massa yang lebih rendah serta hidup lebih lama dari Matahari.

    Ada ratusan bintang katai seperti Matahari dan para ilmuwan menemukan planet-planet itu mengorbit 40% dari bintang katai dingin. Dengan angka tersebut, para astronom memperkirakan ada puluhan miliar planet di zona layak huni yang memiliki air.

    Berdasarkan perkiraan saat ini, sepertiga dari planet exoplanet merupakan Bumi Super dan menjadi jenis exoplanet yang paling umum di Bima Sakti. Tercatat dari yang terdekat berjarak 6 tahun cahaya dari Bumi.

    Space juga menuliskan planet Bumi Super merupakan target ideal untuk pencarian kehidupan adalah lebih mudah dideteksi dan dipelajari daripada planet seukuran Bumi.

    Para astronom menggunakan dua metode untuk mendeteksi exoplanet. Salah satunya adalah mencari efek gravitasi sebuah planet pada bintang induknya dan cara lainnya dengan mencari saat peredupan singkat saat cahaya bintang saat planet lewat di depannya.

    Dengan kedua metode deteksi tersebut disebutkan akan lebih mudah dengan planet yang berukuran lebih besar.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ada Harta Karun di Luar Angkasa, Nilainya US$10 Juta Triliun

    (roy/roy)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.