Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sah! Vaksin RI Inavac Bisa Buat Booster
    Insight News

    Sah! Vaksin RI Inavac Bisa Buat Booster

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 November 2022Updated:22 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Salah satu vaksin buatan dalam negeri, vaksin Inavac telah mengantongi izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM untuk penggunaan booster. Izin diberikan untuk pemberian booster heterolog dengan Vaksin Sinovac.

    Booster vaksin Inavac diberikan satu dosis sebesad 5mcg atau 0,5 mL kepada masyarakat berusia 18 tahun. Dosis lanjutan ini diberikan enam bulan setelah seseorang mendapatkan dua vaksin pertama atau primer.

    Izin untuk dosis booster ini mengikuti EUA yang sebelumnya didapatkan Inavac untuk dosis primer pada 1 November 2022. Menurut Kepala BPOM, Penny Lukito, keputusan tersebut menambah alternatif vaksin booster untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sebagai vaksin booster heterolog, khasiat dan keamanannya mengacu pada studi klinik pembanding dari vaksin inactivated virus yang sudah lebih dulu diberikan persetujuan untuk booster. Dari hasil studi memperlihatkan l respons antibodi netralisasi dan antibodi Imunoglobulin G (IgG) yang non-inferior dibandingkan vaksin pembanding yang telah disetujui dosis boosternya.

    Penny menjelaskan profil keamanan pemberian booster heterolog pada Inavac sama dengan pada vaksin primer. Dia mengatakan tidak ada jenis efek samping baru pada pemberian dosis lanjutan.

    “Profil keamanan pemberian booster heterolog Vaksin Inavac serupa dengan profil keamanan pada vaksinasi primer. Tidak ada jenis efek samping baru yang dilaporkan pada pemberian booster Vaksin Inavac dibandingkan terhadap pemberian dosis primer Vaksin Inavac,” jelas Penny, dikutip dari laman resmi BPOM, Selasa (22/11/2022).

    Efek samping yang dilaporkan pada penggunaan Inavac sebagai booster heterolog bersifat ringan hingga sedang. Efek yang sering dilaporkan adalah nyeri lokal pada tempat suntikan dan sakit kepala, dengan insidens efek samping yang cenderung lebih rendah pada pemberian booster Vaksin Inavac dibandingkan dengan vaksin pembanding.

    Sebagai informasi vaksin Inavac menggunakan platform vaksin inactivated virus. Vaksin ini dikembangkan oleh Peneliti Universitas Airlangga bekerja sama dengan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.