Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tak Terduga, Ini Biang Kerok Kekacauan di Terminal JICT Priok
    Insight News

    Tak Terduga, Ini Biang Kerok Kekacauan di Terminal JICT Priok

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 November 2022Updated:19 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mengungkapkan tengah melakukan percepatan perbaikan pada sistem operasional terminal peti kemas yang mengalami gangguan sejak Kamis (17/11).

    Seperti diberitakan, gangguan sistem tersebut sempat memicu kekacauan, kemacetan lalu lintas hingga banyak truk terjebak di sekitar pelabuhan Tanjung Priok

    Sekretaris Perusahaan JICT Raditya Arrya mengatakan, mulai Jumat (18/11) tim JICT sudah mulai melakukan pelayanan secara online.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Berdasarkan hasil investigasi internal, penyebab dari gangguan terhadap sistem operasional terminal JICT adalah serangan cyber,” kata Raditya dalam keterangan resmi dikutip Sabtu (19/11/2022).

    “Terima kasih kepada para pelanggan, stakeholders dan mitra kerja JICT atas pengertiannya selama proses perbaikan sistem operasional JICT. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan dan dampak yang timbul akibat gangguan pada sistem operasional JICT,” lanjutnya.

    Menurut Raditya gangguan terhadap sistem operasional terminal ini merupakan yang pertama kali terjadi sejak perusahaan mengaplikasikan sistem operasional terminal secara digital dan terintegrasi langsung ke terminal petikemas.

    “Bersamaan dengan proses perbaikan, JICT juga melakukan evaluasi menyeluruh agar peristiwa ini tidak terulang lagi di masa depan,” ujarnya.

    Akibat gangguan sistem tersebut, pengusaha logistik sebelumnya meminta JICT bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan kerusakan terminal operating system (TOS).

    Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta menyebutkan, kerusakan di terminal peti kemas JICT ini berakibat fatal bagi kegiatan logistik dan merugikan ekonomi nasional.

    “Sebab seluruh biaya-biaya itu kini menjadi bengkak. Belum lagi kerugian immaterial dimana para petugas kami di lapangan antri menunggu layanan sejak kemarin hingga hari ini. Kami minta Manajemen Pelindo dan JICT jangan lepas tangan atas kondisi ini,” kata kata Ketua DWP ALFI DKI Jakarta Adil Karim.

    [Dexpert.co.id]

    (dce/dce)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.