Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Masih Ada Miliaran Orang ‘Gaptek’
    Insight News

    Masih Ada Miliaran Orang ‘Gaptek’

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 November 2022Updated:16 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut masih ada miliaran orang di berbagai belahan dunia yang belum terhubung internet, di mana mayoritasnya di negara kurang berkembang.

    Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan opening speech dalam pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Working Session 3 Bertema Transformasi Digital di The Apurva Kempinski, Bali, Rabu (16/11/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Ada tiga hal yang harus jadi fokus. Kesetaraan akses digital, US$ 2,9 miliar penduduk dunia belum terhubung internet, termasuk 73% penduduk negara kurang berkembang,” kata Jokowi.

    Jokowi mengatakan, infrastruktur digital juga saat ini masih belum merata, di mana sebanyak 390 juta orang yang tinggal di wilayah tanpa internet nirkabel.

    “Ketimpangan ini harus diperbaiki. G20 harus bisa memobilisasi investasi infrastruktur digital yang terjangkau buat kita semua,” katanya.

    “Literasi digital, melek digital membuka pilihan tapi keharusan. Literasi digital harus menjangkau semua agar bisa berpartisipasi untuk ekonomi masa depan. G20 harus menggerakkan ekonomi bersama penguatan kapasitas digital bagi negara berkembang,” katanya.

    Jokowi menegaskan, ekonomi digital adalah kunci masa depan ekonomi dunia, dan sudah terbukti menjadi salah satu industri yang bertahan kala pandemi. Ekonomi digital mampu menyumbang 15,5% terhadap produk domestik bruto (PDB) global.

    “Sebagai presidensi G20, Indonesia mendorong transformasi digital untuk mempercepat pemulihan ekonomi global dan di bawah presidensi Indonesia, digital ekonomi grup mulai berjalan,” katanya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Tak Main-main! Ini Arahan Keras Jokowi Soal Ekonomi Digital

    (cha/cha)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.