Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bursa Kripto FTX Bangkrut, Investor Kakap Ini Ketar-ketir
    Insight News

    Bursa Kripto FTX Bangkrut, Investor Kakap Ini Ketar-ketir

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 November 2022Updated:15 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pekan lalu, salah satu bursa kripto terbesar di dunia, FTX mengajukan kebangkrutan dan Bankman-Fried mengundurkan diri sebagai CEO. Ini meningkatkan kemungkinan bahwa investor di setiap entitas akan kehilangan sebagian besar investasi mereka.

    Namun tak ada yang kehilangan lebih banyak harta dari bangkrutnya FTX daripada Sam Bankman-Fried, anak ajaib kripto yang mendirikan pertukaran dan jatuh seketika.

    Kekayaan bersihnya, yang pernah mencapai US$26,5 miliar anjlok menjadi kurang dari satu miliar dolar, salah satu penurunan tercepat dari peringkat miliarder yang pernah ada.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pengguna dan karyawan FTX mungkin juga mengalami kerugian besar. Kini, Bankman-Fried dikabarkan mencoba mengumpulkan dana darurat untuk menutupi kekurangan hingga US$8 miliar karena pelanggan meminta uang mereka kembali.

    “Saya tidak bisa membuat janji apapun,” tweetnya. “Tapi saya akan mencoba.”

    Investor FTX

    Saat pertukaran crypto sedang naik, jelas menjadi daya tarik besar bagi pemodal ventura yang ingin ikut serta dalam ledakan Bitcoin. Pada Juni 2021, FTX mengumpulkan US$1 miliar dengan penilaian US$18 miliar dari investor ventura seperti Paradigm, SoftBank, dan Sequoia Capital.

    Tiga bulan kemudian, FTX menghasilkan US$421 juta, mendorong valuasinya menjadi US$25 miliar, dari investor seperti perusahaan investasi milik pemerintah Singapura Temasek, Tiger Global Management, dan Rencana Pensiun Guru Ontario.

    Lalu pada Januari tahun ini, harga crypto sedang menurun, tetapi FTX malah melesat. Banyak investor yang telah mengguyur uang ke putaran sebelumnya, kembali lagi memasukkan US$400 juta lagi ke FTX-dengan valuasi U$32 miliar.

    Angka US$ 32 miliar itu telah hilang begitu saja. Begitu juga dengan modal US$1,8 miliar lebih yang didapat dari investor ke FTX selama tiga tahun.

    Menurut laporan Forbes, dikutip Selasa (15/11/2022), setidaknya dua pemegang saham utama menandai investasi mereka di FTX turun menjadi US$0 yakni perusahaan modal ventura Sequoia dan, kabarnya, firma Paradigm yang berfokus pada kripto.

    Dalam arti sempit, kerugian investor FTX terbatas pada US$1,8 miliar atau lebih dari yang mereka masukkan ke dalam bisnis. Tapi kerugian di atas kertas mereka jauh lebih tinggi.

    Jika salah satu dari investor ini telah menguangkan pada bulan Januari, ketika FTX memuncak pada penilaian US$32 miliar, mereka akan menjadi lebih kaya puluhan atau bahkan ratusan juta dolar. Sebaliknya, jika belum mereka hanya bisa berakhir tanpa mendapatkan apa-apa.

    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.