Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jokowi Bongkar Alotnya Negosisasi Dengan Elon Musk Soal Tesla
    Insight News

    Jokowi Bongkar Alotnya Negosisasi Dengan Elon Musk Soal Tesla

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 November 2022Updated:13 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Nusa Dua, Dexpert.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa negosiasi dengan Tesla tidaklah mudah. Pemerintah menegaskan bahwa negosiasi masih membutuhkan waktu lebih.

    Hal tersebut dikemukakan Jokowi dalam Bloomberg CEO Forum di Sofitel Nusa Dua Bali, Jumat (11/11/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Semua memerlukan waktu, saya tidak ingin cepat tanpa ada hasilnya. Ini memerlukan komunikasi yang intens dan hasilnya akan nampak,” kata Jokowi.

    Jokowi sendiri menjawab pertanyaan sulitnya bernegosiasi dengan Elon Musk, CEO Tesla dibandingkan melakukan komunikasi dengan Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

    Jokowi kemudian menjawab pertanyaan apakah investasi Tesla nantinya tidak hanya baterai kendaraan listrik, melainkan juga mencakup pabrik. Jokowi mengatakan, hal ini masih dalam proses pembicaraan lebih lanjut dengan Elon Musk.

    “Yang kita inginkan semua adalah mobil listriknya. Untuk Tesla, kita ingin, mereka membangun mobil listriknya di Indonesia. […] Masih dalam proses pembicaraan, mari kita lihat,” tegasnya.

    Elon Musk sendiri akan hadir dalam forum internasional B20 dalam gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan diselenggarakan di Bali pada 13-14 November mendatang.

    Pada pertengahan tahun ini, Jokowi sendiri telah berkunjung ke pabrik Tesla di Space X Boca Chica, Amerika Serikat (AS). Dalam kesempatan tersebut, Jokowi ‘merayu’ Tesla agar dapat menanamkan modalnya di Indonesia.

    “Kami melakukan banyak diskusi, terutama tentang bagaimana Tesla membangun industrinya dari hulu ke hilir, mulai dari smelter, kemudian membangun industri katoda dan prekursor, membangun baterai EV, baterai lithium, kemudian pabrik kendaraan,” kata Jokowi.

    Pada awal Oktober 2022, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa investasi Tesla di Indonesia masih dalam proses negosiasi. Saat ini, prosesnya pun berjalan dengan baik.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Dear Elon Musk, Ini Alasan Tesla Harus Bangun Pabrik di RI

    (cha/cha)


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.