Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Bongkar Spyware Pencuri Kontak dan Foto di HP Samsung
    Insight News

    Google Bongkar Spyware Pencuri Kontak dan Foto di HP Samsung

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 November 2022Updated:12 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Samsung jadi target bug zero-day yang didesain oleh perusahaan ‘mata-mata’ swasta. Google menyatakan memiliki bukti eksploitasi tiga kerentanan keamanan tersebut yang ditemukan pada smartphone Samsung.

    Kerentanan tersebut ditemukan pada software buatan khusus Samsung. Selain itu juga digunakan bersama dan menjadi bagian dari rantai eksploitasi untuk menargetkan HP Samsung yang menjalankan Android, dikutip dari Tech Crunch, Jumat (11/11/2022).

    Menurut peneliti keamanan Google Project Zero Maddie Stone, eksploitasi itu menargetkan ponsel Samsung dengan chip Exynos yang menjalankan kernel versi tertentu. Sebagai informasi, HP Samsung dengan chip tertentu dijual khususnya di Eropa, Timur Tengah dan Afrika.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Stone menambahkan Samsung yang menjalankan kernel terdampak termasuk adalah Galaxy A10, A50 serta A51. Kerentanan tersebut kini telah diperbaiki lewat pembaruan software.

    Eksploitasi terjadi disebabkan oleh aplikasi Android yang kemungkinan dipasang dari luar Play Store. Aplikasi berbahaya memungkinkan sebuah program bekerja di luar aplikasi dan mengakses sistem operasi perangkat lain.

    “Kerentanan pertama dalam rantai ini, file arbitret membaca dan menulis, merupakan dasar dari rantai ini, digunakan empat kali berbeda dan digunakan setidaknya sekali dalam tiap langkah,” tulis Stone.

    “Komponen Java di perangkat Android cenderung tidak menjadi target paling populer bagi peneliti keamanan meski berjalan pada tingkat yang sangat istimewa”.

    Tech Crunch menuliskan Google menolak menyebut nama vendor penyedia layanan pemantauan. Namun perusahaan mengatakan eksploitasi mirip seperti pola yang mirip dengan infeksi yang terjadi belum lama ini, yakni aplikasi Android berbahaya digunakan mengirimkan spyware ke ponsel pejabat pemerintah.

    Awal tahun ini, peneliti keamanan menemukan Hermit, spyware Android dan iOS yang dikembangkan oleh RCS Lab. Spyware ini digunakan untuk menyasar pemerintah dan telah ditemukan di Italia dan Kazakhstan.

    Hermit menyusup setelah target mengunduh dan menginstal aplikasi jahat yang disamarkan, antara lain, sebagai aplikasi penunjang operator seluler yang tersedia di luar toko aplikasi resmi.

    Kemudian, Hermit dengan senyap mencuri daftar kontak pengguna, rekaman suara, foto, video, dan data lokasi.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Fitur Smartphone Tak Sesuai Iklan, Australia Denda Samsung


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.