Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bandar Kripto China Jual Seluruh Sahamnya, Ada Apa?
    Insight News

    Bandar Kripto China Jual Seluruh Sahamnya, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Oktober 2022Updated:11 Oktober 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pendiri Huobi Global, Leon Li setuju untuk menjual seluruh saham pengendalinya. Ini terjadi saat raksasa pertukaran kripto asal China tersebut dijual ke About Capital Management.

    Dalam pernyataannya, Huobi mengatakan setelah transaksi selesai maka saham mayoritas Leon Li akan dikendalikan oleh About Capital, dikutip dari Reuters, Senin (10/10/2022).

    Huobi menambahkan transaksi hanya terkait perubahan pemegang saham pengendali. Selain itu juga memastikan tidak akan berdampak pada operasi inti dan tim manajemen bisnis Huobi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Rumor penjualan 60% saham Leon Li sebenarnya sudah terdengar sejak Agustus lalu. Sementara itu Sam Bankman-Fried, CEO FTX, menegaskan tak punya rencana membeli Huobi.

    Langkah ini jadi yang terbaru diambil Huobi setelah banyaknya masalah perusahaan di masa lalu. Perusahaan diketahui telah keluar dari China dan juga menutup semua akun pengguna di China daratan pada Desember tahun lalu.

    Kebijakan keras yang dilakukan otoritas China sepanjang tahun lalu pada industri kripto juga berimbas pada Huobi. Misalnya saja memutuskan seluruh aktivitas dari penambangan, transaksi jual-beli hingga operasional dari platform luar China terlarang.

    Ini membuat Huobi menghentikan pendaftaran baru pada bulan September 2021 dan akan menghentikan kontrak yang telah ada dengan nasabah di China.

    “Huobi Global akan keluar secara tertib dari client China Dataran yang ada dan menjamin keamanan aset yang mereka miliki,” ungkap Huobi kala itu.

    Jauh sebelumnya pada 2017, nasib Huobi di China juga cukup sengsara. Saat itu pemerintah setempat memerintahkan bursa kripto lokal menghentikan aktivitasnya di China.

    Hal inilah yang membuat Huobi dan bursa kripto lainnya membuka layanan di negara lain. Beberapa diantaranya adalah Singapura dan Malta, yang dianggap lebih bersahabat pada kripto.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Kisah Investor Terra LUNA Rugi Miliaran, Ditangkap Polisi

    (npb/roy)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.