Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cek Juara Streaming RI: Netflix, Viu, atau Disney?
    Insight News

    Cek Juara Streaming RI: Netflix, Viu, atau Disney?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Oktober 2022Updated:6 Oktober 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejak beberapa tahun lalu, Indonesia kedatangan banyak pemain streaming konten. Dari yang buatan dalam negeri hingga pemain besar global.

    Ini dimulai dari 2013. Dengan puncak kehadiran platform streaming terbanyak di tahun 2016, yakni munculnya Netflix, Catchplay, iFlix, Viu, Hooq, dan Tribe.

    “Beberapa tahun terakhir ada pemain global,” kata President Director Clarity Research Indonesia, Indonesia Consultant Avia, Bettina Cavenang dalam acara Avia Indonesia in View, Jakarta, Kamis (6/10/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tak sampai sana, tiga tahun terakhir sejumlah pemain luar Indonesia mencoba peruntungan di pasar Indonesia. Tercatat Disney+ Hostar, HBO Go, LionsGate Play, dan Prime Video jadi beberapa nama yang ikut masuk ke tanah air.

    Lalu siapa pemenangnya? Dalam laporan yang dipaparkan Bettina, untuk segi jumlah pelanggan, Netflix masih menjadi nomor satu. Netflix mengantongi 39%, dominan di atas beberapa pesaing lainnya. Lainnya ada Vidio (16%), Vision+ (14%), Viu (11%), dan Disney+ Hotstar (9%).

    Sementara itu, berdasarkan pendapatan, Netflix dan Viu cukup mendominasi pasar, dengan porsi pendapatan masing-masing 25% dan 21%. Sedangkan Disney+ Hotstar memiliki 14%, Vidio 9%, dan Vision+ 10%.

    Secara keseluruhan, jumlah pelanggan Subsription Video on Demand (SVoD) terus mengalami peningkatan dari 2016. Saat itu hanya ada 200 ribu dan setahun kemudian menjadi 700 ribu lalu bertumbuh dua kali lipat pada 2018 dengan 1,5 juta.

    Tahun 2019 ada 3,3 pelanggan dan naik pada 2020 dengan 7,6 juta. Tahun lalu jumlahnya mencapai 11,5 juta pelanggan.

    Dari segi pertumbuhan pendapatan tahun lalu mencapai US$172 juta (Rp 2,6 triliun). Jumlah itu naik dari US$107 juta (Rp 1,6 triliun) pada tahun sebelumnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Drama Seri Ini Jadi Penyelamat Saham Netflix


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.