Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tak Seaman Dulu, Pengguna macOS Harus Waspada Ulah Hacker
    Insight News

    Tak Seaman Dulu, Pengguna macOS Harus Waspada Ulah Hacker

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa29 September 2022Updated:2 Oktober 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pengguna macOS patut waspada. Sebab grup hacker populer, Lazarus telah melancarkan aksinya dengan menyebarkan malware dan menargetkan pada sistem operasi milik Apple itu.

    Laporan perusahaan keamanan siber SentinelOne minggu lalu, perangkat yang dipasang berasal dari sebuah iklan untuk perusahaan pertukaran kripto Crypto.com. Temuan ini sejalan dengan sebelumnya dari perusahaan keamanan siber ESET pada bulan Agustus yang menyelidiki unggahan pekerjaan palsu pada platform Coinbase.

    Laman The Hacker News mencatat kedua iklan pekerjaan palsu itu hanya beberapa yang terbaru dari serangkaian serangan yang disebut “Operation In(ter)ception”. Ini merupakan bagian dari operasi peretasan yang lebih luas dengan nama Operation Dream Job.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Distribusi malware memang belum diketahui. Namun diduga target potensial melalui direct message di situs jaringan bisnis LinkedIn, dikutip Kamis (29/9/2022).

    Ini dimulai dengan menyebarkan Mach-O, dropper yang meluncurkan perangkap PDF berisi daftar pekerjaan Crypto.com. Sedangkan di latar belakang menghapus status tersimpan Terminal.

    Donwloader akan bertindak sebagai saluran pada bundel tahap kedua bernama “WifiAnalyticsServ.app”, versi peniru dari “FinderFrontsUpdater.app”.

    “Tujuan utama dari tahap kedua adalah menarik dan mengeksekusi biner tahap ketiga, Wifianalyticsagen,” kata peneliti SentinelOne Dinesh Devadoss dan Phill Stokes. “Ini berfungsi sebagai pengunduh dari server (perintah dan kontrol)”.

    Serangan disebutkan tidak terisolasi, karena Lazarus memiliki sejarah melakukan serangan pada platform blockchain dan kripto untuk menghindari sanksi. Ini memungkinkan pelaku mendapatkan akses tidak sah pada jaringan perusahaan dan mencuri dana digital.

    “Aktor ancaman tidak melakukan upaya untuk mengenkripsi atau mengaburkan biner manapun, mungkin menunjukkan kampanye jangka pendek dan atau sedikit ketakutan akan deteksi oleh target mereka,” kata para peneliti.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Mirip James Bond, Hacker Bikin Macet Jalan Lewat Aplikasi Ini


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.