Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jangan Posting Selfie KTP di Medsos Atau Kena Masalah Besar
    Insight News

    Jangan Posting Selfie KTP di Medsos Atau Kena Masalah Besar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 September 2022Updated:27 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sering melihat orang yang posting foto selfie bersama KTP di media sosial? Perilaku ini ternyata sangat berbahaya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat jangan sampai melakukannya.

    Dalam unggahan di akun Twitternya, OJK menjelaskan posting selfie KTP di media sosial sangat berbahaya. Sebab data pribadi itu bisa disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

    OJK mengatakan untuk menjaga data pribadi. Termasuk saat berada di media sosial.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Posting Selfie KTP di Medsos? Eits Itu Berbahaya. Sobat OJK, menjaga data pribadi sangat penting, termasuk di media sosial,” tulis OJK dalam akun Instagramnya, dikutip Senin (26/9/2022).

    “Jangan pernah posting selfie menggunakan KTP di media sosial ya. Data kamu bisa disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Yuk #JagaDataPribadi, Amankan Keuangan Kita”.

    Data KTP bisa dimanfaatkan untuk tindak kejahatan lain. Apalagi di dalamnya berisi nama, alamat lengkap dan tanggal lahir orang tersebut.

    Salah satu tindakan kejahatan misalnya saja membuka rekening dengan KTP palsu dan pada kahirnya melakukan pinjaman online. Risiko ini juga terjadi saat kebocoran data termasuk pada KTP terjadi di beberapa instansi.

    “Jadi dulu waktu KPU data kependudukan bocor dengan cukup parah data kependudukan bocor berpotensi disalahgunakan untuk berbagai macam kegiatan kriminal,” kata pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, beberapa waktu lalu.

    “Hari ini di Indonesia sudah parah, ya kita sudah terbiasa memalsukan identitas, lalu dengan blanko KTP kosong dia bikin KTP lalu buka rekening bodong untuk menampung hasil kejahatan. Kejahatan kelas teri yang kejahatannya paling Rp 5-10 juta. Butuh untuk nampung dengan menggunakan KTP palsu”.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Ini Cara Cek NIK Secara Online yang Bakal Jadi NPWP

    (npb/roy)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.