Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hacker Berhasil Bobol Rp 2,4 T Dari Perusahaan Kripto
    Insight News

    Hacker Berhasil Bobol Rp 2,4 T Dari Perusahaan Kripto

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 September 2022Updated:26 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Hacker dilaporkan berhasil membobol market maker kripto Wintermute sebesar US$160 juta atau Rp 2,4 triliun. Dalam tweetnya, pendiri dan CEO Evgeny Gaevoy mengatakan peretasan menargetkan operasi keuangan terdesentralisasi (Defi).

    Sejauh ini Wintermute belum memberikan indikasi pihak mana yang menjadi pelaku pencurian itu. Meski diretas, Gaevoy meyakini perusahaannya masih bisa membayar utangnya dua kali lipat sisa US$160 juta dalam ekuitas yang tersisa, dikutip dari CNN Internasional, Selasa (26/9/2022).

    Para pengguna juga diperingatkan mungkin ada gangguan layanan selama beberapa hadir kemudian. Gaevoy menegaskan pihaknya bisa mengembalikan pinjaman yang ditarik oleh pengguna.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Jika Anda pemberi pinjaman Wintermute, sekali lagi, kami bisa membayarnya, namun jika merasa lebih aman untuk menarik lagi pinjaman, kami bisa melakukannya,” tulisnya.

    Wintermute didirikan pada 2017, dan telah menyediakan likuiditas pada lebih dari 50 bursa serta platform kripto. Peretasan pada perusahaan menambah panjang daftar pencurian kripto dengan jumlah besar di tahun ini.

    Chainalysis melaporkan selama tujuh bulan tahun 2022, kripto senilai US$1,9 miliar (Rp 28,7 triliun) yang berhasil dicuri pada berbagai layanan. Jumlah itu melonjak sebanyak 60% dari periode yang sama tahun lalu.

    Layanan Defi sendiri disebut rentan pada peretasan, ungkap perusahaan analisis Blockchain Elliptic. Sebab kode sumber terbuka, kumpulan aset yang besar serta pertumbuhan yang mungkin bisa membuat penyimpangan dalam praktik terbaik dalam beberapa kasus.

    Beberapa peretasan terbesar kripto tahun ini bersumber dari Defi. Termasuk yang terjadi pada jaringan Blockchain yang berfokus pada permainan mendukung video game populer Axie Infinity di bulan Maret sebesar US$625 juta.

    Beberapa pencurian yang terjadi, termasuk insiden Axie, dihubungkan dengan peretas yang terkait dengan Korea Utara.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Heboh Bjorka, Ini 7 Hacker Paling Terkenal Sepanjang Masa

    (npb/roy)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.