Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Hantu Resesi Gentayangan, Bos Google: Semua Harus Kerja Sama
    Insight News

    Hantu Resesi Gentayangan, Bos Google: Semua Harus Kerja Sama

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 September 2022Updated:26 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sama seperti perusahaan teknologi lain, Google juga menghadapi ekonomi yang serba sulit dan risiko pemotongan operasional hingga PHK. Dihadapkan nasib yang tidak pasti, bos Google Sundar Pichai menekankan soal kerja sama.

    CNBC Internasional mendapatkan rekaman audio dari pertemuan Pichai dan seluruh pihak dalam perusahaannya. Dia ditanyakan soal pemotongan anggaran perjalanan dan hiburan, mengelola produktivitas dan potensi PHK karyawan.

    Seorang karyawan menanyakan mengapa Google memangkas anggaran perjalanan di saat perusahaan juga memiliki keuntungan dan cadangan uang tunai yang besar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Bagaimana saya mengatakannya? Dengan saya harap Anda membaca semua berita. Faktanya kami lebih bertanggung jawab lewat salah satu kondisi ekonomi makro berat yang sedang berlangsung dalam satu dekade terakhir. Saya pikir penting sebagai sebuah perusahaan, kami bekerja sama untuk melewati saat-saat seperti ini,” kata Pichai, dikutip Senin (26/9/2022).

    Pertemuan ini terjadi saat banyak induk perusahaan teknologi termasuk Alphabet dan Meta menghadapi banyak tantangan ekonomi. Termasuk adalah potensi resesi, inflasi yang melonjak, kenaikan suku bunga dan pengeluaran iklan perusahaan yang melambat.

    Pada bulan Juli lalu, Alphabet mendapatkan pendapatan yang lebih lemah berturut-turut. Diperkirakan penjualan kuartal ketiga juga anjlok ke satu digit atau turun lebih 40% dari tahun sebelumnya.

    Menurut Pichai, tantangan di Google bukan hanya soal ekonomi. Namun juga perluasan birokrasi di dalam perusahaan.

    Awal tahun ini, CFO Ruth Porath mengatakan beberapa masalah ekonomi akan bertahan dalam waktu dekat. Google memutuskan membatalkan generasi berikutnya dari laptop Pixelbook dan memangkas dana inkubator Area 120.

    Dalam pertemuan itu, Pichai juga diminta menguraikan pendapatnya mengenai peningkatan produktivitas dan sasaran 20%. Dia hanya menekankan soal bekerja lebih baik.

    “Bisakah kita melihat proses dan mungkin menghapus dua langkah dan akan menjadi contoh untuk membuat sesuatu 20% lebih efisien? Saya pikir kita semua ikut serta dan melakukannya di semua tingkatan, saya pikir bisa membantu perusahaan. Pada skala kami, tidak mungkin bisa menyelesaikannya kecuali unit tim dari semua ukuran bekerja lebih baik,” jelasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Mau Kerja di Google Indonesia? Cek Nih Gajinya

    (npb/roy)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.