Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ini 5 Sektor Prioritas Indonesia Hadapi Era Industri 4.0
    Insight News

    Ini 5 Sektor Prioritas Indonesia Hadapi Era Industri 4.0

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 September 2022Updated:26 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Wakil Menteri Keuangan(Wamenkeu), Suahasil Nazara mengungkapkan dalam menuju endemi ke depan, Indonesia melihat ada satu pembelajaran yang bisa ditarik selama 2,5 tahun terakhir selama pandemi, yaitu transformasi digital yang luar biasa.

    Seluruh masyarakat ujarnya mulai aktif melakukan aktivitas dalam keseharian menggunakan teknlogi digital. Hal tersebut mendorong size ekonomi digital Indonesia terus meningkat pesat.

    Melihat hal tersebut, pemerintah gencar menerapkan strategi sebagai inisiatif nasional industri 4.0 yang dijalankan dengan digital ekosistem lewat inovasi dan infrastuktur digital.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ada 5 sektor prioritas Indonesia yang ditetapkan pemerintah dalam menghadapi era Industri 4.0, yakni sektor makanan dan minuman, otomotif, kimia, elektronik, tekstil dan pakaian jadi.

    “Lima sektor tersebut memberikan kontribusi 60% PDB, 65 Ekspor, dan 60% tenaga kerja,” ujar Suahasil dalam sambutannya di acara Jakarta Global Financial Summit 2022 ang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia bersama Maxco Futures, Rabu (21/9/2022).

    Sejak beberapa tahun lalu, pemerintah ujarnya juga memastikan ekonomi digital adalah termasuk sebagai industri pioner. Sebagai pioner, sejak 2018 dimasukan kelompok industri tax holiday.

    “Fasilitas ini kita harap dipakai dunia usaha, fasilitas itu bisa dari level Rp 500 miliar ke atas investasinya dan bisa dapat tax holiday 5-20 tahun, ekonomi digital adalah salah satunya. Biaya masuk atau impor duty 0% untuk berbagai barang. karena itu ekonomi digital kita harapkan meningkat,” jelasnya.

    Lebih jauh tambahnya, fasilitas yang diberikan tidak itu saja, fasilitas fiskal lainnya juga didorong ke dunia usaha untuk connect ke kementrian keuangan dan dapat digunakan ketika mengurus ekonomi digital.

    “Ini adalah game changer kita dan rasanya sangat membuka peluang luar biasa untuk ekonomi Indonesia ke depan,” Jelasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Startup Kesulitan Modal, Bos e-Commerce Bilang Begini

    (dpu/dpu)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.