Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Akal-akalan AS & Elon Musk Supaya Warga Iran Bisa Internetan
    Insight News

    Akal-akalan AS & Elon Musk Supaya Warga Iran Bisa Internetan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 September 2022Updated:24 September 2022Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Departemen Keuangan Amerika Serikat mengeluarkan panduan untuk memperluas jangkauan layanan internet yang tersedia untuk warga Iran meskipun ada sanksi AS terhadap negara itu, pada Jumat. Hal ini dilakukan di tengah protes setelah kematian seorang wanita Iran berusia 22 tahun dalam tahanan.

    Para pejabat mengatakan langkah itu akan membantu Iran mengakses alat yang dapat digunakan untuk menghindari pengawasan dan penyensoran negara. Namun tidak akan sepenuhnya mencegah Teheran menggunakan alat komunikasi untuk meredam perbedaan pendapat.

    “Ketika warga Iran yang berani turun ke jalan untuk memprotes kematian Mahsa Amini, Amerika Serikat menggandakan dukungannya untuk arus informasi yang bebas kepada rakyat Iran,” kata Wakil Menteri Keuangan Wally Adeyemo dikutip Reuters, Sabtu (24/9/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Dengan perubahan ini, kami membantu rakyat Iran lebih siap untuk melawan upaya pemerintah untuk mengawasi dan menyensor mereka,” lanjutnya.

    Adeyemo menambahkan bahwa Washington dalam beberapa minggu mendatang akan terus mengeluarkan panduan.

    Seperti diketahui warga Iran memprotes kematian Amini dengan pengunjuk rasa membakar kantor polisi dan kendaraan. Kemarahan publik di Iran atas kematian Amini pekan lalu tidak menunjukkan tanda-tanda mereda setelah berhari-hari protes di Teheran dan kota-kota lain.

    Amini, seorang wanita Kurdi, ditangkap oleh polisi moral di Teheran karena mengenakan “pakaian yang tidak sesuai” dan mengalami koma saat ditahan. Pihak berwenang mengatakan mereka akan menyelidiki penyebab kematiannya.

    Lebih lanjut, kelompok pemantau internet NetBlocks pada Kamis (22/9) mengatakan gangguan internet seluler baru telah terdaftar di Iran. Di mana akses ke media sosial dan beberapa konten dibatasi dengan ketat.

    NetBlocks melaporkan gangguan “hampir total” pada konektivitas internet di ibu kota wilayah Kurdi menghubungkannya dengan protes.

    Sementara itu, Washington telah lama memberikan beberapa pengecualian terkait internet untuk sanksinya terhadap Iran. Namun Departemen Keuangan menyebut ada pembaruan lisensi umum untuk memodernisasi mereka.

    Lisensi baru mencakup platform media sosial dan konferensi video dan memperluas akses ke layanan berbasis cloud yang digunakan untuk memberikan jaringan pribadi virtual (VPN), yang menyediakan anonimitas online kepada pengguna, dan alat anti-pengawasan lainnya. Lisensi juga mengotorisasi perangkat lunak anti-virus, anti-malware, dan anti-pelacakan.

    Pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan pemerintah Iran masih akan memiliki “alat represif untuk komunikasi ketika ditanya mengenai bagaimana lisensi yang diperluas akan membantu Iran jika pemerintah mereka kembali menutup akses internet.

    “Lisensi baru membuat lebih mudah bagi rakyat Iran untuk menghadapi beberapa alat yang menindas itu. Itu tidak berarti bahwa mereka tidak ada lagi,” kata pejabat itu.

    Di sisi lain, CEO SpaceX Elon Musk menanggapi Menteri Luar Negeri Antony Blinken tentang lisensi baru melalui akun Twitter-nya.

    “Mengaktifkan Starlink (layanan broadband satelit perusahaan sudah diberikan ke Ukraina untuk perjuangannya melawan invasi Rusia),” tulis Musk.

    Musk mengatakan bahwa perusahaannya akan memberikan Starlink ke Iran, dan akan meminta pengecualian sanksi untuk melakukannya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Tambah Lagi, Sekutu AS Ini ‘Buang’ Teknologi 5G Huawei China

    (RCI/dhf)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.