Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Shopee Lakukan PHK Besar, Posisi Penting Ini ‘Lenyap’ Duluan
    Insight News

    Shopee Lakukan PHK Besar, Posisi Penting Ini ‘Lenyap’ Duluan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 September 2022Updated:24 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Shopee dikabarkan melakukan PHK lanjutan pada staf di Singapura, setelah mengumumkan PHK besar-besaran di Indonesia.

    PHK Shopee kali ini termasuk staf di bagian sumber daya manusia (SDM), operasi regional, pemasaran, dan produk dan teknik, demikian menurut laporan Business Times, dikutip dari Straits Times, Selasa (20/9/2022).

    Mengutip sumber yang mengatakan bahwa beberapa pekerja, termasuk yang di Singapura dan China, mulai menerima email pemberitahuan tentang PHK mereka tak lama setelah pertemuan town hall di seluruh departemen pada hari Senin.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Karyawan yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja terbaru Shopee akan diberikan paket kompensasi yang sesuai, kata perusahaan itu dalam pernyataan bersama dengan Creative Media and Publishing Union (CMPU).

    Shopee, cabang e-commerce Sea, yang terdaftar di Bursa Efek New York, awal tahun ini telah memangkas pekerja di tim ShopeeFood dan ShopeePay di wilayah tersebut.

    Perusahaan induknya telah melakukan langkah-langkah pemotongan biaya yang ekstensif dalam beberapa bulan terakhir, dengan harapan menghasilkan pendapatan di tengah lingkungan global yang menantang dan penurunan luas dalam saham teknologi.

    Awal bulan ini, perusahaan dikabarkan memangkas staf di divisi game Garena dan juga unit penelitian dan pengembangan Sea Labs.

    Seorang juru bicara Shopee mengatakan dalam sebuah pernyataan “Perubahan ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk mengoptimalkan efisiensi operasi dengan tujuan mencapai swasembada di seluruh bisnis kami.”

    Di Indonesia, berdasarkan data yang dihimpun oleh Ecommurz dalam daftar pencari kerja di industri startup, kebijakan PHK paling berdampak ke pekerja di posisi Operation Analyst, Customer Care, QA, dan Talent Acquisition.

    Principal Nilzon Capital John Octavianus menjelaskan posisi tersebut adalah cost-center dan merupakan biaya variabel terhadap jumlah transaksi.

    “Resesi akan mengakibatkan penurunan aktivitas ekonomi dan penurunan permintaan produk/jasa oleh masyarakat. Bisa dibilang, keputusan pahit ini diambil karena manajemen mengantisipasi proyeksi transaksi yang melandai di platform mereka,” kata John kepada CNBC Indonesia.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Taipan, Investor Gojek, hingga Eks Menteri Bicara PHK Startup

    (dem)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.