Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Iran Kiamat Internet, Elon Musk Siap Turun Tangan
    Insight News

    Iran Kiamat Internet, Elon Musk Siap Turun Tangan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 September 2022Updated:22 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Gelombang unjuk rasa di Iran setelah kematian seorang wanita dalam tahanan polisi direspons otoritas setempat dengan mematikan layanan internet. Kabar tersebut sampai ke bos Starlink, Elon Musk, yang menjanjikan akses internet untuk Iran.

    CEO SpaceX Elon Musk mengatakan lewat Twitter bahwa Starlink, perusahaan internet satelit di bawah SpaceX, kini tersedia di semua benua termasuk Antartika.

    Dalam utas Twitter yang sama, Musk menjawab pertanyaan dari salah seorang pengguna Twitter. Beberapa warganet di Twitter meminta Musk untuk menyediakan stasiun internet berbasis satelit, dikutip dari Reuters, Selasa (20/9/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Akses ke media sosial dan beberapa konten sangat dibatasi di Iran dan kelompok pemantau internet NetBlocks melaporkan gangguan pada konektivitas internet di ibu kota wilayah Kurdi pada hari Senin, dan menghubungkannya dengan protes.

    Protes meluas di Iran atas kematian Mahsa Amini, yang ditahan polisi karena melanggar aturan kewajiban mengenakan hijab.




    Foto: Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Space X di Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu, 14 Mei 2022. Presiden tiba di Space X sekitar pukul 10.30 waktu setempat disambut langsung oleh Elon Musk selaku founder Space X.(Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

    Musk menyatakan akan meminta pengecualian dari sanksi terhadap Iran untuk menyediakan layanan broadband satelit Starlink di negara tersebut. Namun, dia tidak memerinci dari negara mana Starlink akan mencari pengecualian embargo, tetapi Iran menghadapi sanksi berbasis luas.

    SpaceX bertujuan untuk memperluas Starlink dengan cepat, dan sedang berlomba dengan perusahaan komunikasi satelit saingannya termasuk OneWeb dan Amazon.com yang belum meluncurkan Project Kuiper.

    [Gambas:Twitter]

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Starlink Milik Elon Musk Target Masuk Indonesia Tahun Depan

    (dem)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.