Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Inflasi Gentayangan, Harga Aplikasi iPhone Juga Makin Mahal
    Insight News

    Inflasi Gentayangan, Harga Aplikasi iPhone Juga Makin Mahal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 September 2022Updated:21 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple menaikkan harga aplikasi dan transaksi di dalam aplikasi yang didistribusikan lewat App Store. Kenaikan harga ini berlaku mulai Oktober di Eropa serta beberapa negara di Asia dan Amerika Selatan.

    Apple secara rutin menyesuaikan harga di toko aplikasi mereka. Kebijakan ini tidak melulu berupa harga yang lebih mahal, tetapi juga penurunan harga.

    Tahun lalu, Apple menurunkan harga aplikasi dan transaksi di dalam aplikasi untuk pengguna di Zona Euro. Kebijakan yang diambil sebagai respons atas perubahan nilai tukar dan pajak ini membuat harga terendah untuk produk digital di App Store turun dari 1,09 euro menjadi 0,99 euro


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mulai bulan depan, harga produk digital di App Store dinaikan menjadi 1,19 euro.

    Kenaikan tingkat inflasi, suku bunga, dan harga energi berdampak besar kepada nilai tukar yen, euro, dan kebanyakan mata uang negara ekonomi berkembang. Euro telah merosot ke level terendah dalam 20 tahun, hingga nilainya setara dengan dolar Amerika Serikat.

    Selain di Zona Euro, Apple juga menerapkan kenakan harga di Swedia, Polandia, Jepang, Malaysia, Pakistan, Korea Selatan, Vietnam, dan Cile.

    Untuk Vietnam, kenaikan harga di App Store didorong oleh regulasi baru terkait pajak.

    App Store adalah sumber pemasukan Apple yang tumbuh pesat. Pendapatan dari bisnis jasa Apple, termasuk App Store, mencapai US$20 miliar setiap kuartal.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bye Apple Fanboy, Produksi iPod Resmi Disetop

    (dem)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.