Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Shopee PHK dan Tutup di Mana-Mana, Biang Keroknya di India
    Insight News

    Shopee PHK dan Tutup di Mana-Mana, Biang Keroknya di India

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 September 2022Updated:21 September 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Salah satu kontributor terbesar dari pendapatan operasional Sea Limited adalah dari Garena, sebuah unit bisnis yang fokus pada pengembangan dan pendistribusian mobile game, esports, serta komunitas penggemar gaming. Untuk diketahui Sea Limited juga menjadi induk perusahaan e-commerce Shopee.

    Principal Advisor Nilzon Capital John Octavianus, mengatakan bahwa Garena selama ini diyakini oleh banyak pengamat sebagai penopang hidup dan ‘penyedia subsidi silang’ terhadap unit bisnis lain termasuk Shopee.

    Namun pada awal 2022, terjadi ketegangan antara pemerintah India dan China khususnya di bagian perbatasan kedua negara. Ketegangan diplomasi ini mengakibatkan kedua negara saling mempersenjatai kebijakan ekonominya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    India akhirnya secara agresif melakukan pemblokiran terhadap ratusan aplikasi yang dinilai terasosiasi dengan China dengan dalih melindungi keamanan warganya.

    Sayangnya, salah satu diantara aplikasi yang terdampak adalah Free Fire, sebuah game yang dikembangkan dan didistribusikan oleh Garena dan sangat sukses di kalangan remaja di negara tersebut.

    “Selain Free Fire, terdapat aplikasi lain yang diblokir oleh India, diantaranya aplikasi-aplikasi buatan Tencent, Alibaba, dan NetEase,” kata John kepada CNBC Indonesia, Rabu (21/9/2022).

    Seperti yang ditulis Bloomberg, Sea Limited dinilai terasosiasi dengan China karena pemilik terbesar sahamnya merupakan Tencent yang berasal dari China.

    Kontribusi pendapatan Free Fire dari India diperkirakan kurang dari 10% dari keseluruhan bisnis gaming Garena, namun pengguna di India berkontribusi terhadap 16% dari jumlah seluruh penikmat game tersebut. “Jumlah itu merupakan yang terbesar kedua setelah Brazil, disusul India lalu Indonesia.” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Biang Kerok yang Bikin Harta Bos Induk Shopee Menguap Rp250 T

    (roy/roy)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.